Monday, December 9, 2024

Dewasa Itu Bukan Sekedar Umur - 08122024

 Ketika kita mendengar kata "dewasa," apa yang langsung terlintas di benak? Apakah usia? Mungkin angka 18, 21, atau bahkan 25? Nyatanya, dewasa adalah sesuatu yang jauh lebih kompleks daripada sekadar angka yang tertera di akta kelahiran.

Kita sering terjebak dalam anggapan bahwa semakin tua usia seseorang, semakin dewasa pula ia. Namun, kenyataan sering berkata lain. Dewasa bukanlah tentang jumlah lilin di atas kue ulang tahun, melainkan tentang bagaimana kita memandang dunia, bagaimana kita menghadapi tantangan, dan bagaimana kita bersikap terhadap diri sendiri serta orang lain.



1. Dewasa adalah Kemampuan Bertanggung Jawab

Orang yang dewasa memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Mereka tidak lari dari tanggung jawab atau melemparkan kesalahan kepada orang lain. Dewasa adalah ketika seseorang berani berkata, "Ini salahku, dan aku akan memperbaikinya."

2. Dewasa adalah Mengelola Emosi

Siapa pun bisa marah, kecewa, atau sedih. Namun, dewasa adalah kemampuan mengelola emosi tanpa melukai orang lain. Ia adalah seni mendengarkan dengan hati terbuka, menahan diri untuk tidak bereaksi impulsif, dan tetap tenang meski badai datang menghampiri.

3. Dewasa adalah Menerima Perbedaan

Dunia ini dipenuhi oleh orang-orang dengan latar belakang, pandangan, dan nilai yang berbeda. Orang yang dewasa tidak memaksakan pendapatnya atau meremehkan sudut pandang orang lain. Mereka mengerti bahwa hidup tidak melulu hitam dan putih, tetapi juga memiliki spektrum abu-abu yang luas.

4. Dewasa adalah Mengenal Diri Sendiri

Dewasa juga berarti mampu mengenali kelebihan dan kelemahan diri. Bukannya terjebak dalam rasa rendah diri atau sebaliknya, terlalu percaya diri, tetapi mampu menempatkan diri secara proporsional. Dewasa adalah tentang menerima bahwa kita tidak sempurna, namun terus berusaha menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

5. Dewasa adalah Hidup dengan Kesadaran Penuh

Orang yang dewasa tidak hidup dengan autopilot, melainkan dengan kesadaran penuh. Mereka menghargai momen, memahami prioritas, dan tidak mudah terbawa arus opini orang lain. Mereka tahu apa yang penting, kapan harus berhenti, dan kapan harus melangkah maju.

Dewasa Adalah Perjalanan

Pada akhirnya, menjadi dewasa adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan. Setiap orang memiliki tempo dan jalannya masing-masing. Tidak ada tenggat waktu, tidak ada manual pasti.

Jadi, saat Anda merasa belum "cukup dewasa," jangan terlalu keras pada diri sendiri. Ingatlah, dewasa adalah proses belajar yang terus berlangsung seumur hidup. Umur hanyalah angka, tetapi kedewasaan adalah pilihan.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda merasa dewasa hari ini? Mari kita renungkan bersama. 🌱

Barakallahu fiikum buat yang sudah menjadi dewasa, dimananpun anda berada.

Ahad, 08 Desember 2024


Tuesday, September 6, 2016

Hawa Nafsu

Nafsu manusia kadang seperti air. Tak pernah henti untuk selalu mengalir. Selama masih ada celah, di situlah air mengalir. Bedanya dengan air yang mengalir ke tempat lebih rendah, nafsu terus mengalir ke arah sebaliknya.
Manusia bisa dibilang makhluk yang jarang cepat puas. Selalu saja ujung dari sebuah pencarian lagi-lagi bertemu pada satu titik: kurang. Keadaan itu persis seperti orang yang selalu mendongak ke atas. Dan lengah menatap ke bawah.
Itulah kenapa orang tanpa sadar kehilangan daya peka. Kepekaannya dengan lingkungan sekitar menjadi tumpul. Bahkan mungkin, di tengah hiruk pikuknya mengejar yang atas, tanpa terasa kalau yang di bawah terinjak-injak. Jadi, pisau kepekaan bukan sekadar tumpul, bahkan berkarat sama sekali.
Orang menjadi tidak mampu menyelami apa yang terjadi di sekelilingnya. Sulit merasakan kalau di saat kita terlelap dalam keadaan kenyang, sejumlah tetangga terus terjaga karena menahan perut yang lapar. Sulit menangkap keinginan anak-anak tetangga untuk tetap bersekolah, ketika sebagian kita tengah sibuk mencari sekolah top buat anak-anak, berapa pun mahalnya.
Ketidakpekaan itu akhirnya menggiring diri untuk tampil tak peduli. Kesederhanaan menjadi barang langka. Ada semangat tampil serba wah. Ada bahasa yang sedang diungkapkan, “Saya memang beda dengan kalian!”
Ketika terjadi proses melengkapi kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, dan mungkin hal-hal lain seperti alat komunikasi; ada pergeseran yang nyaris tanpa terasa. Sebuah pergerseran dari nilai fungsi kepada nilai gengsi.
Pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok itu tidak lagi menimbang sekadar fungsi, tapi lebih kepada gengsi. Ada sesuatu yang sedang dikejar dari proses pemenuhan itu: trend dan gengsi. Biasanya, nilai gengsi jauh lebih mahal dari nilai fungsi. Bahkan, bisa berkali-kali lipat.
Di sisi lain, ada semacam ketergantungan dengan penampilan mode yang tentu saja datang dari negeri pedagang budaya. Mereka begitu pintar mengemas barang dagangan dalam bentuk yang sangat menarik. Halus, tanpa kesan menggurui. Kemasan bisa melalui film, berita mode dan sebagainya. Tanpa sadar, orang sedang terhipnotis dalam cengkeraman para pedagang budaya. Repotnya, ketika pedagang budaya sebagian besar menuhankan hidup materialistis. Semua tanpa sadar menuhankan gengsi.
Mungkinkah perilaku konsumsi seperti itu hinggap dalam diri umat Islam? Masalahnya memang bukan sekadar muslim atau bukan. Tapi sejauhmana umat Islam memahami nilai budaya Islam. Dan membumikannya dalam kenyataan hidup sehari-hari.
Mereka yang tidak paham dengan Islam biasanya memang tidak peduli dengan urusan orang lain. Walaupun itu satu keyakinan. Tidak ada ajaran yang menyentuh hati mereka untuk mau memperhatikan nasib saudaranya. Hidup bagi mereka adalah diri mereka sendiri. Tidak ada hubungannya dengan orang lain.
Sementara Islam, sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Bahkan nilainya bisa sama dengan keimanan kepada Allah dan hari akhir. Rasulullah saw. bersabda, “Tidak beriman seorang di antara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari Muslim)
Selain tumpulnya kepekaan dan kungkungan trend budaya orang lain, ada sebab lain yang membuat orang jauh dari sederhana. Itulah imperiority, atau merasa rendah di hadapan orang lain. Rasa rendah diri itu memompa segala daya yang dimiliki untuk tampil melebihi orang yang dianggap lebih. Paling tidak, ada kepuasan diri jika tampilan bisa dianggap lebih.
Penyakit seperti itu biasa hinggap di negeri-negeri jajahan. Mereka biasa hidup susah. Sementara para penjajah hidup mewah. Ketika kesempatan hidup mewah terbuka lebar, sifat rendah diri berubah menjadi jiwa eksploitasi. Apa pun yang bisa diraih, diambil sebanyak-banyaknya demi kepuasan tampil lebih.
Hal itulah yang diwaspadai Khalifah Umar bin Khaththab ketika mencermati para gubernurnya. Ia khawatir, di saat kesempatan terbuka lebar, para gubernur hilang kesadaran. Umar pernah menghukum Amru bin Ash, sang gubernur Mesir kala itu yang berbuat semena-mena terhadap seorang rakyatnya yang miskin.
Seorang gubernur yang bertugas di Hamash, Abdullah bin Qathin pernah dilucuti pakaiannya oleh Umar. Sang khalifah menyuruh menggantinya dengan baju gembala. Bukan itu saja, si gubernur diminta menjadi penggembala domba sebenarnya untuk beberapa saat. Hal itu dilakukan Umar karena sang gubernur membangun rumah mewah buat dirinya. “Aku tidak pernah menyuruhmu membangun rumah mewah!” ucap Umar begitu tegas.
Teladan lain pernah diperlihatkan sahabat Rasul yang bernama Mush’ab bin Umair. Pemuda kaya ini tiba-tiba berubah drastis ketika memeluk Islam. Ia yang dulu selalu tampil trendi, serba mewah, menjadi pemuda sederhana yang hampir seratus persen berbeda dengan sebelumnya. Bahkan Mush’ab rela meninggalkan segala kekayaannya demi menunaikan dakwah di Madinah.
Ada yang menarik dari seorang mantan duta besar Jerman untuk Al-Jazair. Beliau bernama Wilfred Hoffman. Setiapkali mengunjungi pesta kalangan diplomat atau pejabat negara, isterinya selalu menjadi pusat perhatian.
Pasalnya, di acara-acara bergengsi seperti itu, isterinya tidak pernah mengenakan busana dan perhiasan mewah. Sebuah kenyataan di luar kelaziman buat kalangan petinggi negara seperti Jerman. Bagaimana mungkin seorang duta besar negara kaya bisa tampil ala kadarnya. Padahal, para pejabat dari negara miskin saja bisa tampil gemerlap. Ada apa?
Ternyata, Hoffman dan isterinya memang sengaja seperti itu. Ia lebih memilih hidup sederhana, ketimbang tampil mewah. Justru, dengan tampilan seperti itulah, Hoffman dan isterinya lebih dianggap daripada dubes dan pejabat lain yang hadir.
Meraih segala kemampuan materi memang sulit. Tapi lebih sulit lagi mengendalikannya menjadi tampilan sederhana. Karena nafsu memang tidak pernah berhenti mengalir ke segala arah.

-- taken from dakwatuna.com

Monday, May 2, 2016

WOW, Manfaat Luar Biasa Es Batu Bagi Kesehatan!

Selama ini banyak orang mengira es batu hanya bermanfaat untuk mendinginkan sebuah minuman atau sajian lainnya. Tapi tak sedikit pula yang telah merasakan manfaat es batu untuk menurunkan demam atau meredakan memar hingga panas dalam.
Tak hanya sampai disitu, sebuah es batu berukuran kecil yang diletakkan di bagian belakang leher, antara pundak dan kepala memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan tubuh.
Seperti dilansir dari Daily Nutrition News, teknik mudah dan sederhana ini ternyata merupakan sebuah teknik akupuntur dari negeri Cina. Dimana titik antara pundak dan kepala dibagian belakang leher ini disebut dengan Feng Fu, atau yang lebih dikenal oleh banyak orang sebagai ‘rumah angin’.
Caranya mudah, ambil sebuah es batu kecil dan tempelkan pada bagian antara pundak dan kepala pada bagian belakang leher selama kurang lebih 20 menit dan rasakan sebuah sensasi yang luar biasa. Pertama-tama tentu Anda akan merasakan dingin pada titik tersebut. Tapi, setelah tiga puluh atau empat puluh detik Anda akan merasakan kehangatan.

Dengan melakukan hal ini setiap hari Anda akan mulai merasa euforia. Hal ini terjadi karena hormon endorfin akan mengalir pada darah Anda. Tidak hanya itu saja manfaat teknik tersebut, ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, seperti:
1. Meningkatkan kualitas tidur
2. Pencernaan menjadi lebih baik
3. Jauh dari penyakit seperti pilek dan flu
4. Mengurangi nyeri sendi , sakit gigi dan sakit kepala
5. Perbaikan sistem pernapasan dan sistem kardiovaskular yang lebih baik
6. Tidak ada lagi perubahan degeneratif tulang belakang dan gangguan neurologis
7. Membantu mengurangi infeksi seksual yang menular dan gastrointestina
8. Menghilangkan gangguan kelenjar tiroid
9. Menghilangkan hipotensi, hipertensi dan arthritis
10. Membantu menyembuhkan asma
11. Membantu permasalahan kekurangan gizi atau obesitas
12. Membantu permasalahan impotensi
13. Mengobati kelelahan kronis, depresi, stres, dan manajemen gangguan psiko-emosional
Metode ini membantu tubuh untuk mengembalikan keseimbangan serta meningkatkan energi tubuh tanpa menggunakan obat yang berbahan kima. Tak ada salahnya dicoba.

Thursday, September 3, 2015

3 Rahasia Blogger Sukses 1000%





Apakah anda sudah SUKSES Nge-Blog ?

Sukses ternyata mempunyai 1001 cara dan ramuan ajaib yang terkadang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata apalagi hanya dengan sebait puisi pengantar tidur, terkadang sukses juga tak pernah diundang namun pamit pulang minta diantar dengan Gojek hehehe...

Apakah anda punya kebiasaan?

So pasti jawabnnya punya kebiasaan seperti halnya saya yang selalu punya alasana kenapa tidak biasa ketika update nulis di blog yang mulai kusut jalan cerita dan peran-peran yang tak sewajarnya hadir diantara dunia maya dan dunia nyata, tapi kita harus optimis sodara-sodara, kita harus mempunya kebiasaan BAIK yang bikin sukses, betuuul??? :)

3 Kebiasaan Blogger sukses yang sedang anda baca ini adalah hasil perenungan yang mendalam (cieeee) dari dulu sampe sekarang :) diantaranya adalah:

eiiiiiit...nanti dulu, anda akan menemukan bahwa banyak jalan menuju sukses, banyak juga yang telah menulis jurus-jurus terkait sukses ngeblog, jadi sedikit banyak beda-beda tipis atau tipis-tipis beda, oleh karena itu mari kita simak bersama-sama 3 kebiasaan blogger sukses yang akan mengguncang dunia (*kelapkelip)

1.  KONSISTEN 
Seberapa konsistennya kita dalam menghadapi ujian menulis tingkat dewa yang tidak ada ujian susulan atau remidaialnya, ya maju jalan menuju kesuksesan dunia blog yang fana ini (halaaah), mari kita berdo'a bersama-sama, setelah itu mulailah menulis untuk dapat memenuhi blog kita dengan tulisan yang bermanfat ataupun sekedar melepas lelah dari rutinitas pekerjaan (eh, klo kerjaannya pull time blogger gimana ya...*absurd :) ya pokoke kita semua harus selalu rajin, rutin, posting tulisan, minimal posting do'a pas lagi amnesia karena males yang meradang.

2.WRITE & IQRO (baca). 
Plaaaak ! serasa ditabok pake kunci Inggris sampe bisa ngomong arab (*ngaco), iya menulislah kita sebagai mana blogger-blogger sebelum kita menulis :) siapa yang tidak suka menulis atau tidak pernah memaksa dirinya menulis, siap-siap saja dia tidak akan bisa membaca (seriusan ini, bagaimana bisa dibaca, tulisannya aja gak ada :) ditambah lagi kombinasi apik dengan IQRO jilid 1 sd 6 hahaha...bukan itu maksudnya, maksud saya membaca yang menarik dan seusia dengan PASSION (kegemaran, semangat, keahlian) yang kita miliki. Semakin banyak menabung maka akan semakin banyak yang dicelengin, semakin banyak yang akan didapat. 

3. LOVE your blog. 
Seberapa besar cinta kita kepada rumah tangga blog yang telah kita bina menjadi, sebuah blog yang sakinah mawadah wa rohmah..heeee. Tepat! saya sangat setuju, awalnya biasa saja atau kesan pertama ngeblog begitu menggoda pada akhirnya terserah anda. Jadi mari kita kibarkan semangat 45 seiring dengan kemerdekaan Republik Tercinta Indonesia yang ke-70...ayo kerja keras mencitai blog kita dan buat topik yang kita sukai, klo saya ya seperti ini sukanya nulis seeanknya aja *maap ya. DAMN! I Love My Blog. Merdekaaaa! 

Selamat blogging & sukses selalu ! 
S>T>A>Y Optimis Nonstop

Tuesday, August 18, 2015

3 Kebiasaan Blogger SUKSES

Ngeblog Lagi !
Sahabat ON (Optimis Nonstop)

Apakah anda sudah SUKSES?

Sukses ternyata mempunya 1001 cara dan ramuan ajaib yang terkadang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata apalagi hanya dengan sebait puisi pengantar tidur, terkadang sukses juga tak pernah diundang namun pamit pulang minta diantar dengan Gojek hehehe...

Apakah anda punya kebiasaan?

So pasti jawabnnya punya kebiasaan seperti halnya saya yang selalu punya alasana kenapa tidak biasa ketika update nulis di blog yang mulai kusut jalan cerita dan peran-peran yang tak sewajarnya hadir diantara dunia maya dan dunia nyata, tapi kita harus optimis sodara-sodara, kita harus mempunya kebiasaan BAIK yang bikin sukses, betuuul??? :)

3 Kebiasaan Blogger sukses yang sedang anda baca ini adalah hasil perenungan yang mendalam (cieeee) dari dulu sampe sekarang :) diantaranya adalah:

1. LOVE your blog
Seberapa besar cinta kita kepada rumah tangga blog yang telah kita bina menjadi, sebuah blog yang sakinah mawadah wa rohmah..heeee. Tepat! saya sangat setuju, awalnya biasa saja atau kesan pertama ngeblog begitu menggoda pada akhirnya terserah anda. Jadi mari kita kibarkan semangat 45 seiring dengan kemerdekaan Republik Tercinta Indonesia yang ke-70...ayo kerja keras mencitai blog kita dan buat topik yang kita sukai, klo saya ya seperti ini sukanya nulis seeanknya aja *maap ya. DAMN! I Love My Blog. Merdekaaaa!

2.  KONSISTEN Posting "sesuatu"
Seberapa konsistennya kita dalam menghadapi ujian menulis tingkat dewa yang tidak ada ujian susulan atau remidaialnya, ya maju jalan menuju kesuksesan dunia blog yang fana ini (halaaah), mari kita berdo'a bersama-sama, setelah itu mulailah menulis untuk dapat memenuhi blog kita dengan tulisan yang bermanfat ataupun sekedar melepas lelah dari rutinitas pekerjaan (eh, klo kerjaannya pull time blogger gimana ya...*absurd :) ya pokoke kita semua harus selalu rajin, rutin, posting tulisan, minimal posting do'a pas lagi amnesia karena males yang meradang.

3.WRITE & IQRO (baca)
Plaaaak ! serasa ditabok pake kunci Inggris sampe bisa ngomong arab (*ngaco), iya menulislah kita sebagai mana blogger-blogger sebelum kita menulis :) siapa yang tidak suka menulis atau tidak pernah memaksa dirinya menulis, siap-siap saja dia tidak akan bisa membaca (seriusan ini, bagaimana bisa dibaca, tulisannya aja gak ada :) ditambah lagi kombinasi apik dengan IQRO jilid 1 sd 6 hahaha...bukan itu maksudnya, maksud saya membaca yang menarik dan seusia dengan PASSION (kegemaran, semangat, keahlian) yang kita miliki. Semakin banyak menabung maka akan semakin banyak yang dicelengin, semakin banyak yang akan didapat.

Itu saja dulu ya, 3 kebiasaaan Blogger sukses menurut saya dan menurutkan kata hati yang tak pernah datang kembali :)

Tetap optimis tak kenal kata henti
#Ngeblog Kami Sepanjang Hari