Menyekat peluh yang karam oleh waktu
Langitpun terasa redup disini
Resah menjadi nafas kesendirian
Pulang kerumah adalah keinginan...
Rumah disini &
Rumah disana kelak
Monday, October 22, 2012
KL Tower....In memory
The Kuala Lumpur Tower is a tall tower located in Kuala Lumpur,
Malaysia. Its construction was completed on 1 March 1995. It is used for
communication purposes and features an antenna that reaches 421-metre.
The roof of the pod is at 335-metre.
My own note:
Masih kerasa pegal-pegelnya sampe sekarang...semoga kau pun masih mengingatnya. Berbekal tiket rakyat jelata akhirnya..anak kampung ini berhasil hinggap menjelajahi singapore serta malaysia dengan segala waran-warni ceritanya...
Perjalanan ini sangat jauh...tetapi Alhamdulillah terlalui juga dan begitulah hidup akan mengalir deras kearah taqdirnya...mulai dari tertinggal kereta sampai harus berjalan menuju KL Tower, jadi inget sebuah guyonan..."tuh...kelihatan towernya?...iya sih...bulan aja kelihatan kok??? begitulah cerita dibalik layar...hanya ingin me-refresh saat-saat indah bersama-mu.
Disini, perjalanan menjadi saksi...semoga kau pun akan terus mengingatnya duhai "rinduku & jalanku"..jelajahilah sampai mimpimu lelah mengikutinya.
My own note:
Masih kerasa pegal-pegelnya sampe sekarang...semoga kau pun masih mengingatnya. Berbekal tiket rakyat jelata akhirnya..anak kampung ini berhasil hinggap menjelajahi singapore serta malaysia dengan segala waran-warni ceritanya...
Perjalanan ini sangat jauh...tetapi Alhamdulillah terlalui juga dan begitulah hidup akan mengalir deras kearah taqdirnya...mulai dari tertinggal kereta sampai harus berjalan menuju KL Tower, jadi inget sebuah guyonan..."tuh...kelihatan towernya?...iya sih...bulan aja kelihatan kok??? begitulah cerita dibalik layar...hanya ingin me-refresh saat-saat indah bersama-mu.
Disini, perjalanan menjadi saksi...semoga kau pun akan terus mengingatnya duhai "rinduku & jalanku"..jelajahilah sampai mimpimu lelah mengikutinya.
Optimis itu ku sebut PETUALANGAN.
Friday, October 19, 2012
Hidup untukmu, mati tanpamu
Masih berada dibelahan dunia lain, yang bedanya pun tak lama, hanya selisih 1 jam....diantara lama dan diantara rentetan waktu yang malas bergerak "move on"...Inside of me. Hayuh sadar...wake up.
Isn't easy...menyempilkan sekaligus menempelkan salam rindu bersama senja yang mulai menyapu keyboard lusuh ini, colours of your face mengalir menjernihkan kembali...how i can forget? atau mungkin aku sudah lupa untuk menghapus buluh tipis yang pernah mengalir karena menyayangimu setiap hari...aku pun tak lagi merasakan dinginnya malam yang terus membodohi dengan bualan kosong tak berlogika.
TIME stand STILL...
Let it go...merasa bersalah karena setiap detak nafas yang terhirup menjauhkan dari dekapan bernama dirimu itu, you are not alone...i believe. Entah...begitu banyak kata hati yang terseok, bertanya-tanya untuk terus menerus menanyakan kapankah aku akan pulang, aku jawab selengkap milirnya angin yang menunggu setiap waktu, akan awan yang siap berarak demi hati yang akan bersemi nantinya...ku harap kau mengerti.
Masih mencairkan dan bernegosiasi dengan sebuah deburan hati yang meresap dan menggugah kesadaran tingkat pemimpi, hari ini aku masih berkutat dengan rangkaian kata-kata ditemani secangkir semangat agar bulan ini aku segera pulang.
Tak mau mati karena rindu
Enyahlah kau sepi!
Ku kan temui dia...sendiri.SEGERA.
Isn't easy...menyempilkan sekaligus menempelkan salam rindu bersama senja yang mulai menyapu keyboard lusuh ini, colours of your face mengalir menjernihkan kembali...how i can forget? atau mungkin aku sudah lupa untuk menghapus buluh tipis yang pernah mengalir karena menyayangimu setiap hari...aku pun tak lagi merasakan dinginnya malam yang terus membodohi dengan bualan kosong tak berlogika.
TIME stand STILL...
Let it go...merasa bersalah karena setiap detak nafas yang terhirup menjauhkan dari dekapan bernama dirimu itu, you are not alone...i believe. Entah...begitu banyak kata hati yang terseok, bertanya-tanya untuk terus menerus menanyakan kapankah aku akan pulang, aku jawab selengkap milirnya angin yang menunggu setiap waktu, akan awan yang siap berarak demi hati yang akan bersemi nantinya...ku harap kau mengerti.
Masih mencairkan dan bernegosiasi dengan sebuah deburan hati yang meresap dan menggugah kesadaran tingkat pemimpi, hari ini aku masih berkutat dengan rangkaian kata-kata ditemani secangkir semangat agar bulan ini aku segera pulang.
Tak mau mati karena rindu
Enyahlah kau sepi!
Ku kan temui dia...sendiri.SEGERA.
Sunday, October 14, 2012
Kepada kau yang disana
Kepada kau yang disana
dari aku yang disini
Apa kabarmu?
Semoga selalu dalam kebaikan dan kemudahan hidup...
Postingan ini bukan karena kurang semangat, tapi karena bujuk rayu kerinduan yang terus menerus mengetu-ngetuk dihati, bernada mendayu dan berakhir dengan pilu...Off!
Bersama ini pula, aku lampirkan semangat baru, agar kau disana tak selalu merinduiku juga, apakah ini sebuah optimisme yang berlebihan atau sebuah kebodohan yang nyata bahwa disaat jauh aku sangat merasakan hadirmu begitu berarti dan membawa ekspresi hidup ini jauh lebih hidup.
Sepanjang jalan ini aku kan mengenang kesepian. sendiri...
Itu mungkin juga seperti dirimu, tapi aku hanya seorang manusia biasa sama sepertimu...walau kamu terbaik dimataku, dan postingan ini juga bukan sebuah pencitraan tanpa jejak dan tanpa helaan nafas...ini semua murni gerakan hati yang tersalur lewat tarian jari-jemari keriting karena sering menekan2 backspace dan space itu sendiri, agar kata2 itu tak muncul terus...terus dan teruuuus
"AKU RINDU"
Sudah lelah sepertinya backspace berdalih, sebaiknya kau pandangi saja tulisan itu, sampai mata ini melemah dan beralih fungsi menuju tabir negeri mimpi...ya sudahlah.
Demikianlah. mohon maaf harus menunggu lama dan berada dikejauhan yang memilukan dan membawa perubahan dalam hubungan sakral ini.
Semoga postingan ini semakin tidak jelas lagi semu meronta, dan akhirnya kau akan berkesimpulan: beginilah seorang manusia yang selalu diganggu sepi yang mendalam...Ijinkan aku terus menyayangimu dari tirai malam dan pagi yang selalu syahdu untukmu, tanpamu
Salam penuh optimis!
Aku
dari aku yang disini
Apa kabarmu?
Semoga selalu dalam kebaikan dan kemudahan hidup...
Postingan ini bukan karena kurang semangat, tapi karena bujuk rayu kerinduan yang terus menerus mengetu-ngetuk dihati, bernada mendayu dan berakhir dengan pilu...Off!
Bersama ini pula, aku lampirkan semangat baru, agar kau disana tak selalu merinduiku juga, apakah ini sebuah optimisme yang berlebihan atau sebuah kebodohan yang nyata bahwa disaat jauh aku sangat merasakan hadirmu begitu berarti dan membawa ekspresi hidup ini jauh lebih hidup.
Sepanjang jalan ini aku kan mengenang kesepian. sendiri...
Itu mungkin juga seperti dirimu, tapi aku hanya seorang manusia biasa sama sepertimu...walau kamu terbaik dimataku, dan postingan ini juga bukan sebuah pencitraan tanpa jejak dan tanpa helaan nafas...ini semua murni gerakan hati yang tersalur lewat tarian jari-jemari keriting karena sering menekan2 backspace dan space itu sendiri, agar kata2 itu tak muncul terus...terus dan teruuuus
"AKU RINDU"
Sudah lelah sepertinya backspace berdalih, sebaiknya kau pandangi saja tulisan itu, sampai mata ini melemah dan beralih fungsi menuju tabir negeri mimpi...ya sudahlah.
Demikianlah. mohon maaf harus menunggu lama dan berada dikejauhan yang memilukan dan membawa perubahan dalam hubungan sakral ini.
Semoga postingan ini semakin tidak jelas lagi semu meronta, dan akhirnya kau akan berkesimpulan: beginilah seorang manusia yang selalu diganggu sepi yang mendalam...Ijinkan aku terus menyayangimu dari tirai malam dan pagi yang selalu syahdu untukmu, tanpamuSalam penuh optimis!
Aku
Wednesday, October 10, 2012
I can't keep my eyes off of you
Diantaranya adalah hadirnya dirimu
Sebagai penyejuk mata hati yang mulai rabun
Diantaranya adalah kau sebagai obat penenang
Yang selalu menyemangati jalan ini, selalu....
Adalah kamu...cherish my life, my day, my mind
Together. Always.
Yes, I do.
Sebagai penyejuk mata hati yang mulai rabun
Diantaranya adalah kau sebagai obat penenang
Yang selalu menyemangati jalan ini, selalu....
Adalah kamu...cherish my life, my day, my mind
Together. Always.
Yes, I do.
Subscribe to:
Posts (Atom)



