“Apakah Anda punya pertanyaan?”
Artinya: Apakah Anda benar-benar mendengarkan saya?
Memberikan
pertanyaan juga penting, karena akan mengesankan Anda memperhatikan apa
yang dibicarakan perekrut. Tidak melontarkan pertanyaan malah membuat
Anda terlihat tidak tertarik dengan pekerjaan.
Coba saja tanyakan
seputar budaya organisasi, bagaimana jenjang karirnya, tantangan apa
saja yang akan dihadapi oleh posisi tersebut, dan apa yang paling
disukai saat bekerja di kantor itu. (Kabar24/aw)
Thanks to Andhina Wulandari
Wednesday, April 24, 2013
Tuesday, April 23, 2013
Apakah Anda peduli akan pekerjaan dan karir? (3)
“Di mana Anda melihat diri sendiri dalam lima tahun ke depan?”
Artinya: Apakah Anda peduli akan pekerjaan dan karir?
Memperkerjakan orang adalah bentuk investasi perusahaan dan mereka pasti menginginkan pekerjanya bisa bertahan lama.
Karena itu perekrut juga ingin melihat ke mana arah tujuan karir Anda, apakah sudah sesuai dengan pekerjaan yang dilamar, atau sebenarnya Anda punya pekerjaan impian di bidang lain.
Andhina Wulandari
Apa yang bisa Anda jelaskan tentang perusahaan kami? (2)
“Apa yang bisa Anda jelaskan tentang perusahaan kami?”
Artinya: Apakah Anda bisa mewakili organisasi kami?
Jika Anda diberikan pertanyaan seperti itu, perekrut tidak hanya ingin tahu apakah Anda sudah melakukan pekerjaan rumah dengan melakukan riset seputar perusahaan, tapi juga ingin mengetahui pandangan Anda tentang visi dan misi perusahaan.
Tunjukkan pula apakah visi misi perusahaan tersebut sesuai dengan Anda, untuk menyakinkan perekrut bahwa pekerjaan itu memang sesuai.
Andhina Wulandari
Artinya: Apakah Anda bisa mewakili organisasi kami?
Jika Anda diberikan pertanyaan seperti itu, perekrut tidak hanya ingin tahu apakah Anda sudah melakukan pekerjaan rumah dengan melakukan riset seputar perusahaan, tapi juga ingin mengetahui pandangan Anda tentang visi dan misi perusahaan.
Tunjukkan pula apakah visi misi perusahaan tersebut sesuai dengan Anda, untuk menyakinkan perekrut bahwa pekerjaan itu memang sesuai.
Andhina Wulandari
Ceritakan tentang diri Anda (1)
“Ceritakan tentang diri Anda.”
Artinya: Ceritakan kenapa Anda cocok untuk pekerjaan ini.
Pewawancara sudah membaca cv Anda, jadi dia tidak sedang mencari sejarah atau pengalaman kerja Anda. Dia ingin mencari sesuatu dari diri Anda yang dilihatnya cocok untuk pekerjaan dan bagaimana pengenalan Anda tentang diri sendiri bisa membuat dia tertarik.
Jadi, saat dia memberikan pertanyaan tersebut merupakan saat tepat untuk menjelaskan seputar keahlian dan pengalaman Anda yang kira-kira sesuai dengan pekerjaan yang dilamar.
Salam ON (Optimis Nonstop)
#Ditengah dilema, stay or stay away...
Artinya: Ceritakan kenapa Anda cocok untuk pekerjaan ini.
Pewawancara sudah membaca cv Anda, jadi dia tidak sedang mencari sejarah atau pengalaman kerja Anda. Dia ingin mencari sesuatu dari diri Anda yang dilihatnya cocok untuk pekerjaan dan bagaimana pengenalan Anda tentang diri sendiri bisa membuat dia tertarik.
Jadi, saat dia memberikan pertanyaan tersebut merupakan saat tepat untuk menjelaskan seputar keahlian dan pengalaman Anda yang kira-kira sesuai dengan pekerjaan yang dilamar.
Salam ON (Optimis Nonstop)
#Ditengah dilema, stay or stay away...
TIPS WAWANCARA Kerja Paling KEREN..
Saat melakukan wawancara kerja, biasanya ada beberapa pertanyaan yang
biasa atau umum diberikan oleh perekrut. Meski terkesan biasa,
pertanyaan itu justru bisa menjebak karena memiliki makna yang
tersembunyi.
Berikut adalah empat pertanyaan umum yang sering ditanyakan saat wawancara kerja dan arti dibaliknya menurut The Daily Muse.
1. “Ceritakan tentang diri Anda.”
2. “Apa yang bisa Anda jelaskan tentang perusahaan kami?”
3. “Di mana Anda melihat diri sendiri dalam lima tahun ke depan?”
4. “Apakah Anda punya pertanyaan?”
(Kabar24/aw)
Berikut adalah empat pertanyaan umum yang sering ditanyakan saat wawancara kerja dan arti dibaliknya menurut The Daily Muse.
1. “Ceritakan tentang diri Anda.”
2. “Apa yang bisa Anda jelaskan tentang perusahaan kami?”
3. “Di mana Anda melihat diri sendiri dalam lima tahun ke depan?”
4. “Apakah Anda punya pertanyaan?”
(Kabar24/aw)
Jualah! Surat Lamaran Kerja ANDA...
Sebelum mendapat kesempatan dipanggil wawancara kerja, Anda harus
bisa memberikan surat lamaran dan curiculum vitae yang terlihat menjual.
Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan agar surat lamaran kerja Anda terlihat menjual.
Sesuaikan dengan posisi yang dilamar
Jangan menggunakan surat lamaran kerja yang sama untuk beberapa perusahaan yang berbeda. Selalu sesuaikan surat lamaran dengan posisi yang dilamar, agar Anda bisa menonjolkan pengalaman kerja yang kira-kira sesuai.
Gunakan pointers
Ketimbang menulis tentang pengalaman dan keahlian Anda dalam untaian kalimat atau paragraf panjang, lebih baik gunakan pointers atau bullet points untuk menunjukkan informasi tersebut. Selain lebih mudah dibaca oleh perekrut, cara ini juga lebih cepat dimengerti.
Berikan kesan Anda tertarik
Dalam surat lamaran, selalu tunjukkan kesan bahwa Anda tertarik dengan pekerjaan yang dilamar. Beberapa cara misalnya dengan memberikan pujian seputar perusahaan atau menunjukkan betapa posisi tersebut merupakan pekerjaan impian Anda.
Masukkan aktivitas di luar akademis
Tak ada salahnya memasukan aktivitas atau kegiatan organisasi Anda di luar bidang akademis. Hal ini menunjukkan bahwa Anda senang bersosialisasi dan bisa bekerja sama dalam tim. Karakteristik seperti ini merupakan beberapa hal yang banyak dicari oleh perekrut.
Rekomendasi dan sertifikat
Selalu lampirkan surat rekomendasi, sertifikat, ijazah, dan beberapa dokumen lainnya yang menunjang isi surat lamaran Anda. Hal ini agar perekrut yakin bahwa apa yang Anda ‘jual’ dalam surat lamaran memang benar dan bukan hasil rekayasa Anda. (Kabar24/aw)
link copas
Berikut beberapa poin yang harus diperhatikan agar surat lamaran kerja Anda terlihat menjual.
Sesuaikan dengan posisi yang dilamar
Jangan menggunakan surat lamaran kerja yang sama untuk beberapa perusahaan yang berbeda. Selalu sesuaikan surat lamaran dengan posisi yang dilamar, agar Anda bisa menonjolkan pengalaman kerja yang kira-kira sesuai.
Gunakan pointers
Ketimbang menulis tentang pengalaman dan keahlian Anda dalam untaian kalimat atau paragraf panjang, lebih baik gunakan pointers atau bullet points untuk menunjukkan informasi tersebut. Selain lebih mudah dibaca oleh perekrut, cara ini juga lebih cepat dimengerti.
Berikan kesan Anda tertarik
Dalam surat lamaran, selalu tunjukkan kesan bahwa Anda tertarik dengan pekerjaan yang dilamar. Beberapa cara misalnya dengan memberikan pujian seputar perusahaan atau menunjukkan betapa posisi tersebut merupakan pekerjaan impian Anda.
Masukkan aktivitas di luar akademis
Tak ada salahnya memasukan aktivitas atau kegiatan organisasi Anda di luar bidang akademis. Hal ini menunjukkan bahwa Anda senang bersosialisasi dan bisa bekerja sama dalam tim. Karakteristik seperti ini merupakan beberapa hal yang banyak dicari oleh perekrut.
Rekomendasi dan sertifikat
Selalu lampirkan surat rekomendasi, sertifikat, ijazah, dan beberapa dokumen lainnya yang menunjang isi surat lamaran Anda. Hal ini agar perekrut yakin bahwa apa yang Anda ‘jual’ dalam surat lamaran memang benar dan bukan hasil rekayasa Anda. (Kabar24/aw)
link copas
Subscribe to:
Posts (Atom)




