Salam yang selalu ON
yaitu salam
Optimis Nonstop :)
Saya coba mulai menganak tirikan sebuah kata berhasil, ya kata yang membuat bulu kuduk campur aduk berdiri seketika tanpa tanda tanya.....Yesss saya BERHASIL.....ngapain?
Sore ini, ditengah serangan kejenuhan luar dalem, saya berhasil memaksa, BERHASIL memaksa (klo ada garis atas pasti akan saya klik biar tambah yakin se-yakin yakinnya bahwasanya saya memang benar-benar BERHASIL, sekali lagi BERHASIL.
BER.......HASIL!
Mengejawantahkan kata-kata tersebut kedalam sebuah peradaban baru yang disebut dengan kata kerja BUKU (gak nyambung)...berisi berhalaman-halaman kata-kata yang diulang-ulang tanpa sadar pengulangan itu menjadi kebiasaaan....yaaaaaa.....terus diulang-ulang, lagi-lagi saya mengulangnya...setidak-tidaknya saya juga mengulang kata tidak atau bukan-bukan saja ini tulisan.
BER........HASIL!
Cara cepat membuat buku...saya rasa ada,
Cara cepat membuat buku...anda rasa ada,
Cara cepat membuat buku...saya & anda rasa ada,
Cara cepat membuat buku...saya rasa-rasanya ada.....
*Kabuuuuur
Friday, December 12, 2014
Wednesday, December 3, 2014
KETIKA BUKAN menjadi BILA
🏠~KETIKA~🚘
Aku ingin hidup KAYA...
Aku lupa,
bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.
✋~KETIKA~👌...
Aku takut MEMBERI...
Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.
💪~KETIKA~✊...
Aku ingin jadi yang TERKUAT...
Aku lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN....
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.
💰~KETIKA~💰...
Aku takut RUGI...
Aku lupa,
bahwa HIDUPKU...
Adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, karena AnugerahNYA.
Ternyata hidup ini sangat indah...
ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA
🌹~BUKAN~💐...
karena hari ini INDAH kita BAHAGIA...
Tetapi karena kita BAHAGIA...
maka hari ini menjadi INDAH.
🌜~BUKAN~🌛...
karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS...
Tetapi karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN akan menjadi tak terasa.
👟~BUKAN~👊...
karena MUDAH kita YAKIN BISA...
Tetapi karena kita YAKIN BISA... semuanya menjadi MUDAH.
😊~BUKAN~😄...
karena semua BAIK kita TERSENYUM...
Tetapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.
🚔~BILA~🚲...
kita tidak dapat menjadi jalan besar...
cukuplah menjadi jalan setapak yang dapat dilalui orang.
🌕~BILA~💡...
kita tidak dapat menjadi matahari...
cukuplah menjadi lentera yang dapat menerangi sekitar kita.
📚~BILA~📝...
kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang maka berdoalah untuknya..
Source: NN - WhatsApp Grup
Sunday, November 30, 2014
Hidup ini terlalu singkat untuk dibuat rumit
Postingan menarik dari forum WhatApp
Tetapi rasa di dalam hati yang perlu kita perbaiki.
Hidup ini terlalu singkat untuk dibuat rumit.
Ada saja yang membuat perasaan kita gundah gulana, sedih, kecewa, marah dan sebagainya. Lebih-lebih lagi bila kejenuhan hati sedang kita rasakan.
Ada perkara dimana, kita harus rehat sejenak.
Menghirup udara segar, sambil memejamkan mata dan menikmati angin berdesir yang akan membuat beban kita seolah-olah terlepas.
Banyak yang dapat kita hargai dari dalam diri kita. Tanpa perlu mendapat penghargaan dari orang lain.
Kadangkala, bukan suasana yang harus diganti…
Tetapi rasa di dalam hati yang perlu kita perbaiki.
Kita perlu bijak mengawal perasaan kita, berfikiran logik, dan tidak gegabah dalam bertindak.
Don’t waste your time.
Jangan terlalu dibuai oleh perasaan.
Berhentilah mengeluh dan bangkitlah...!
Berhentilah mengeluh dan bangkitlah...!
Moga Allah karuniakan kita bahagia...
Di dunia dan akhirat...
Aamiin...
Di dunia dan akhirat...
Aamiin...
Tuju dan raih Ridho Allah dengan bahagia dan membahagiakan orang2 sekitar..
Tuesday, November 25, 2014
KEGUNDAHAN YANG BERPAHALA
Postingan ini adalah hasil copy-paste (copas)
Memikirkan pendidikan keimanan anak adalah
KEGUNDAHAN YANG BERPAHALA
KEGUNDAHAN YANG BERPAHALA
Al Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
"Sesungguhnya ada bagian dari dosa- dosa yang tidaklah terhapus melainkan dengan jalan kegelisahan dan kekhawatiran terhadap anak - anak. "
- Bergembiralah bagi setiap orang yang perhatian dan peduli terhadap pendidikan anak - anaknya di atas perkara yang dicintai dan diridhai oleh Allah.
- Bergembiralah dengan adanya jalan bagi kalian untuk menghapus dosa - dosa. Jika kalian mendapati dari anak - anak kalian beberapa perkara yang merepotkan kalian dalam mendidik mereka , maka beristighfarlah kepada Rabb kalian .
Muqotil bin Sulaiman rahimahullah masuk berjumpa dengan Al Manshur rahimahullah di saat hari pembaiatan kekhalifahannya.
Al Manshur pun berkata : " Nasehatilah diriku ya Muqotil ! "
Muqotil berkata : " Engkau ingin aku menasehatimu dengan apa yang telah aku lihat atau dengan apa yang telah aku dengar ? "
Al Manshur berkata : " Dengan apa yang telah kamu lihat ".
Muqotil berkata : " Wahai Amirul Mu'minin! Sesungguhnya Umar bin Abdul Aziz memiliki 11 anak dan meninggalkan harta 18 dinar. Dia dikafani dengan 5 dinar kemudian dibelikan area kuburan baginya 4 dinar, sedang sisanya diberikan kepada anak - anaknya.
Sedang Hisyam bin Abdul Malik memiliki 11 Anak dan bagian warisan atas setiap anak adalah berjuta - juta dinar.
Demi Allah Wahai Amirul Mukminin !
Sungguh suatu hari aku telah menyaksikan salah seorang anak Umar bin Abdul Aziz bershodaqoh dengan 100 kuda untuk berjihad fi sabilillah.
Sedang salah seorang anak Hisyam meminta - meminta di pasar - pasar.
Dan sungguh orang - orang bertanya kepada Umar bin Abdul Aziz , sedang beliau di ranjang kematiannya :
" Apa yang engkau tinggalkan untuk anak - anakmu ya Umar?
Beliau berkata : " Kutinggalkan ketaqwaan bagi mereka, jikalau mereka adalah orang - orang yang sholih niscaya Allahlah yang menjadi wali bagi orang - orang sholih.
Namun jika mereka bukan orang - orang yang sholih niscaya aku tidak akan meninggalkan bagi mereka apa - apa yang membantu mereka untuk bermaksiat kepada Allah.
Mari kita renungkan apakah (rencana) pendidikan anak kita menjadikan anak kita taat dan patuh kepada Allah Subhanahu wata'ala.
PR buat ortu:
1. Jangan membangun mimpi anak dgn mimpi kita.
2. Jangan memaksa anak jadi superboy yg bisa semua.
3. Beri hak anak; waktu, kebersamaan, ngobrol dan pelukan.
4. Jangan hanya berorientasi ilmu dunia, tapi ilmu akhirat yg utama.
5. Pahami masa perkembangan, psikologi dan kapasitas anak.
1. Jangan membangun mimpi anak dgn mimpi kita.
2. Jangan memaksa anak jadi superboy yg bisa semua.
3. Beri hak anak; waktu, kebersamaan, ngobrol dan pelukan.
4. Jangan hanya berorientasi ilmu dunia, tapi ilmu akhirat yg utama.
5. Pahami masa perkembangan, psikologi dan kapasitas anak.
Memikirkan pendidikan keimanan anak adalah
KEGUNDAHAN YANG BERPAHALA
KEGUNDAHAN YANG BERPAHALA
Monday, November 17, 2014
Here Without You
Perjalanan menemukan mu itu sangat misteri
Melangkah dipasir fatamorgana hidup itu pasti
Berada diantara derai aktifitas medekap bosan
Masih bersiul merindui sepi
Here without you
Lihatlah bagaimana surya dipagi ini
Tapi lihat juga surya itu disore hari
Atau tak cukupkah menatap rembulan
Tapi lihat juga bagaimana embun meredup turun
Here Without You
Mecerna datangya waktu
Seperti mencairnya waktu dikutub hati
Tak pernah merendam kata hati
Yang pasti hanya kelelapan nyata
Here Without You
Tetap bersemi
Karena pasti
Kita pulang juga sendiri
Sunday, August 10, 2014
Sebaik-baik SAYA & ANDA
Cuma kepengen mengingatkan diri ini
"… Sebaik-baik manusia adalah orang yang
paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (Al Hadits)
SAYA MISKIN....
Anda miskin karena Anda tidak punya ambisi.
Sebelum saya mendirikan Alibaba, saya mengundang 24 teman ke rumah saya untuk membicarakan peluang bisnis. Setelah mengobrol, kami masih bingung. Saya harus katakan bahwa saya belum bisa mengutarakan pendapat dengan jelas. Putusannya: 23 dari 24 orang di ruangan mengatakan pada saya untuk meninggalkan ide itu, untuk berbagai alasan, seperti: 'Anda tidak tahu apapun mengenai Internet, dan yang lebih menohok lagi, Anda tidak punya modal memulai bisnis' dan sebagainya.
Hanya ada satu orang teman yang masih bekerja di bank kala itu yang memberitahu saya,"Jika kau ingin melakukannya, coba saja. Jika memang hasilnya tidak sesuai harapan kau selalu bisa kembali ke apa yang kau biasa lakukan sebelumnya." Saya merenungkan hal itu sepanjang malam, dan pada keesokan paginyam saya memutuskan saya akan nekat melakukannya bahkan jika ke-24 orang itu menentang ide saya.
Saat saya mendirikan Alibaba, saya mendapat perlawanan dari keluarga dan teman. Jika dirunut ke belakang, saya menyadari bahwa kekuatan pendorong terbesar bagi saya bukanlah kepercayaan pada Internet dan potensinya, tetapi lebih karena:"Tidak peduli apapun yang dilakukan seseorang tak peduli gagal atau sukses, pengalaman ini ialah bentuk kesuksesan itu sendiri." Anda harus terus mencoba dan jika belum berhasil, Anda akan selalu bisa kembali ke apa yang biasa Anda lakukan.
Sebagaimana dikatakan oleh T. E. Lawrence - "Semua orang bermimpi: tetapi tidak sama."
Mereka yang bermimpi di dalam kegelapan yang diam di malam hari, terjaga di siang hari hanya untuk menemukan semuanya sia-sia. Namun para pemimpi di siang hari adalah orang yang berbahaya karena mereka bisa bertindak berdasarkan impian itu dengan mata terbuka, dan membuatnya terwujud."
Penyebab Kegagalan
Menurut saya, orang gagal dalam kehidupan karena lima alasan ini:
1. Tak dapat melihat peluang
2. Meremehkan peluang
3. Tidak memiliki pemahaman
4. Gagal bertindak cepat
5. Miskin karena tak berambisi
Menurut saya, orang gagal dalam kehidupan karena lima alasan ini:
1. Tak dapat melihat peluang
2. Meremehkan peluang
3. Tidak memiliki pemahaman
4. Gagal bertindak cepat
5. Miskin karena tak berambisi
Ambisi ialah menjalani hidup dengan sejumlah idealisme tujuan yang besar dalam kehidupan yang harus diwujudkan.
Di dunia ini, ada banyak hal yang dianggap mustahil tetapi tidak ada hal di dunia ini yang tidak bisa dilakukan. Dalamnya ambisi seseorang menentukan potensi masa depan seseorang.
Saat keluarga Anda menganggap Anda tak berharga, tidak akan ada orang lain yang mengasihani Anda.
Saat orang tua Anda tidak punya uang untuk membayar biaya pengobatan, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Saat Anda luluh lantak karena dikalahkan pesaing bisnis, tidak akan ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda ditinggalkan orang-orang yang Anda kasihi, tidak ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda tidak mencapai apapun saat berusia 35 tahun, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Di dunia ini, ada banyak hal yang dianggap mustahil tetapi tidak ada hal di dunia ini yang tidak bisa dilakukan. Dalamnya ambisi seseorang menentukan potensi masa depan seseorang.
Saat keluarga Anda menganggap Anda tak berharga, tidak akan ada orang lain yang mengasihani Anda.
Saat orang tua Anda tidak punya uang untuk membayar biaya pengobatan, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Saat Anda luluh lantak karena dikalahkan pesaing bisnis, tidak akan ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda ditinggalkan orang-orang yang Anda kasihi, tidak ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda tidak mencapai apapun saat berusia 35 tahun, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Sukseslah atau tidak sama sekali. Kalau tidak, Anda akan menyia-nyiakan masa muda Anda.
*Jack Ma - Lulus dengan gelar sarjana bahasa Inggris, bukan sarjana teknisi komputer. Namun, siapa sangka, berkat komputer ia bisa meraih kesuksesan. Jack Ma, pria kelahiran 15 Oktober 1964 ini menghabiskan delapan tahun masa kecilnya untuk mengayuh sepeda menuju hotel yang jauhnya 160 km dari Shanghai, untuk menjadi pemandu gratis agar bisa mempraktikan kemampuan bahasa Inggrisnya. Di usia produktifnya, ia sempat menjadi sekretaris general manager penjual ayam goreng karena perusahaan lain menolak lamarannya.
Ma mengenal internet dari temannya. Sejak itulah ia mulai tertarik dengan komputer, hingga mendirikan perusahaan komputer dengan uang pinjaman $2000 AS. Bukan tanpa hambatan, namun pada akhirnya ia memiliki bisnis e-commerce beralamatkan Alibaba.com. Situs sejenis Tradeworld.com adalah kompetitornya. Dulu, Alibaba.com hanya memiliki 20 karyawan, namun kini sudah ada 4.400 karyawan yang bekerja dibalik kesuksesan usaha milik pria yang sudah menjadi dosen ketika masih berstatus mahasiswa ini.
| ciputraentrepreneurship.com
AKU CAPEK - Kisah Ayah & Anak Menemukan ‘Surga’
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran…
“Ayah, ayah,” kata sang anak.
“Ada apa Nak?” tanya ayahnya.
“Aku capek, sangat capek. Aku capek karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus, sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek. Aku mau menyontek saja! Aku capek. Sangat capek.
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja!
Aku capek, sangat capek. Aku capke karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung. Aku juga ingin jajan terus!
Aku capek, sangat capek, karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.
Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman- temanku, sedang mereka seenaknya saja bersikap kepadaku.
Aku capek ayah, aku capek menahan diri. Aku ingin seperti mereka yang terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah!”
Begitu sedihnya, sehingga sang anak pun mulai menangis. Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata: ”Anakku, ayo ikut ayah. Ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu.”
Lalu sang ayah menarik tangan sang anak, kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.
Lalu sang anak pun mulai mengeluh ”Ayah kita mau kemana sih?? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang. Aku benci jalan ini ayah!”
Sang ayah diam dan hanya mengulas satu senyuman. Mereka pun tetap berjalan terus. Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu - kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang.
“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? Aku suka! Aku suka sekali tempat ini!”
Sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau. “Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah,” ujar sang ayah.
Si anak pun ikut duduk di samping ayahnya. ” Anakku, tahukah engkau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah?”
”Tidak tahu Ayah, memangnya kenapa?”
“Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tahu ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu.”
”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya, Yah?”
”Nah, akhirnya kau mengerti”
”Mengerti apa? Aku tidak tahu apa yang harus dimengerti”
”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi. Bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga dan akhirnya semuanya terbayarkan?
Ada telaga yang sangat indah, seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa-apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku.”
”Tapi Ayah, bersabar itu tidak mudah. ”
”Ayah tahu. Oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat. Begitu pula hidup, ada Ayah dan Ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu. Tapi ingatlah anakku, kami tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri.
Maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri. Jadilah pribadi yang kuat, yang tetap tabah dan tawakkal karena kau tahu ada Tuhan di sampingmu. Maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang. Nah, kau tahu akhirnya kan?”
”Ya Ayah, aku tahu.. Aku akan mendapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini. Sekarang aku mengerti.
Terima kasih Ayah, aku akan tegar saat yang lain terlempar.”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya..
Hikmah dari cerita di atas, seringkali kita kehabisan stok bahan bakar kesabaran sebelum samapai ke tujuan, hanya karena tidak mampu melihat atau tidak mampu menggambarkan tujuan yang hendak kita gapai.
Itulah mengapa para motivator dan inspirator kerap kali menyuruh kita untuk mempunyai mimpi dan mendekripsikan mimpi itu sejelas-jelasnya. Tujuannya, agar kita mempunyai banyak bahan bakar berupa sabar dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Teruslah berdo'a, tawakal dan pasrah akan kehendak-Nya karena semua telah dituliskan. Sekecil apapun amal ibadah yang kita lakukan akan dibalas beribu-ribu kali lipat, begitu juga sebaliknya. Jangan terlena oleh kehidupan duniawi yang semu ini, karena kita hanya hidup sementara saja dan akan kembali kepada-Nya.
Tuhan Maha Mengetahui atas segalanya.
Kesabaran akan membuahkan hasil yang indah.
Ingat sahabat, Tuhan sangat menyukai orang-orang yang sabar. (*)
Kesabaran akan membuahkan hasil yang indah.
Ingat sahabat, Tuhan sangat menyukai orang-orang yang sabar. (*)
Hasil Copas
Thursday, June 26, 2014
Dari George Carlin
BERNAHKAH HIDUP KITA SUDAH MENGALAMI KEMAJUAN ??Saat ini kita semua berada diabad milenium.
Yah Kita semua.......
Kita semua adalah orang2 modern dg berbagai kemajuan yg luar biasa berhasil kita capai..
Kita sering merasa telah berhasil menciptakan peradaban yg jauh lebih baik. Tapi apa memang demikian...??
Cobalah sejenak kita renungkan, apakah benar kita berhasil atau malah gagal menciptakan peradaban yg lebih baik dari generesi penerus terdahulu kita...
Perhatikan .......
Kita telah berhasil membangun gedung2 yg lebih tinggi tapi belum berhasil membangun kesabaran yg .....................
Kita berhasil membangun jalan yg bebas hambatan yg begitu hebat. Tapi memiliki sudut pandang yg semakin sempit.
Kita berhasil mencari uang lebih byk tapi memiliki waktu yg lebih sedikit.
Kita memiliki rumah yg lebih besar tapi keluarga yg jauh lebih kecil..
Kita memiliki rumah yg lebih banyak tapi lebih sedikit kita tinggali.
Kita memiliki lebih banyak gelar tapi logika yg makin sempit.
Kita memiliki lebih banyak pengetahuan tapi nurani yg semakin sedikit.
Lebih banyak ahli tapi jauh lebih banyak masalah.
Lebih banyak obat2an tapi kesehatan kita jauh lebih rentan.
Kita minum dan merokok terlalu banyak,meluangkan waktu dg terlalu ceroboh, tertawa semakin sedikit,menyetir terlalu cepat, marah terlalu besar, tidur terlalu malam, dan bangun terlalu lelah.
Membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak dan berdoa semakin jarang.
Kita telah melipat gandakan barang miliki kita, tapi mengurangi harga diri kita.
Kita terlalu banyak bicara tapi terlalu jarang mendengarkan.
Kita belajar bagaimana mencari uang yg banyak tapi bukan mencari kehidupan bahagia dan penuh arti.
Kita telah mencapai bulan tapi justru memiliki masalah dg menyeberangi jalan dan menemui tetangga baru kita disebelah rumah kita sendiri.
Kita telah mengalahkan luar angkasa tapi gagal mengalahkan nafsu diri kita sendiri.
Kita telah melakukan hal2 besar tapi bukan hal2 yg mulia.
Kita telah berhasil membersihkan udara tapi telah gagal membersihkan jiwa.
Kita menulis lebih banyak tapi membaca lebih sedikit.
Kita berencana lebih banyak tapi mencapai jauh lebih sedikit.
Kita belajar untuk bisa selalu bergerak lebih cepat bukannya menjadi lebih sabar.
Kita begitu banyak menciptakan alat komunikasi namun berkomunikasi dengan keluarga semakin sedikit.
Sesungguhnya kita sedang berada dijaman semua makanan cepat disajikan namun lebih lambat dicerna.
Banyak dilahirkan orang2 besar tapi dg karakter yg sangat kerdil.
Pendapatan yg semakin tinggi tapi hubungan yg semakin renggang.
Inilah zaman dimana banyak negosiasi perdamaian dibuat tapi jauh lebih banyak peperangan.
Ini adalah jaman perjalanan dibuat singkat, popok sekali pakai dibuang, moralitas yg sudah terbuang, hubungan hanya satu malam, berat badan berlebihan.
Dan pil2 yg bisa melakukan segalanya mulai dari menceriakan, menenangkan, sampai membunuh dan mematikan.
Ini adalah jaman dimana banyak barang tersedia dipasar tapi orang tidak mampu untuk membelinya.
Ini adalah jaman dimana kemajuan teknologi dapat menyampaikan pesan ini kepada anda tapi sekaligus jaman dimana anda dapat memilih. Apakah anda hanya mendengarkan renungan ini atau ataukah hanya berkata,... ah, ini tidak penting, tak ada waktu untuk merenung.
Ingatlah...... Luangkanlah lebih banyak waktu untuk orang2 yg kita kasihi sekarang juga karena mereka tidak selalu ada sisi kita selamanya.
Ingatlah.. Ucapkanlah kata yg baik dan kalimat cinta untuk orang yang selama ini memandang anda dengan penuh ketakutan.
Ingatlah..
Berikanlah pelukan terhangat untuk orang2 terbaik disisi anda, karena itu adalah satu2nya harta yg dpt anda berikan tanpa memerlukan biaya sepeserpun.
Berikanlah waktu untuk mencintai,berikanlah waktu untuk berbicara, berikanlah waktu untuk berbagi fikiran yg berharga dibenak anda.
Seorang anak sama sekali tidak meminta banyak harta dari orang tuanya, tapi banyak waktu yg diberikan untuk bersama.
Seorang anak tak membutuhkan orang tua yg memliki kedekatan dg seorang pejabat, pengusaha dan orang terhormat, melainkan hanya kedekatan anda bersamanya.
Ingatlah selalu, hidup tak diukur dg jumlah nafas kita, tapi bagaimana kita menghabiskan nafas kita.
Mari kita renungkan, apakah kita berada dalam proses kemajuan ataukah kemunduran..Dari peradaban jalan yg kita sedang jalani saat ini...?
George Carlin
Friday, May 23, 2014
Sabtu the new one
Salam ON
Sabtu yang bersahabat, penuh dengan sejuta inspirasi, yang masih mencari arti...sambil mengikat makna yang berserakan.
Cerita tentang hal-hal lama yang menjadi baru kembali, bukan karena ikut-ikutan atau latah yang tak kunjung hilang menulang tetapi karena kerinduan yang menanar membuat hal yang telah usang menjadi baru kembali.
-The old one is the new one-
Motor lawas yang semakin diburu, $epeda ontel yang semakin memperlihatkan keantikannya, bangku males, semua pernah beredar dan hidup dijaman yang kuta sebut tua....tapi lihatlah semuanya menjadi baru kembali walau sudah pasti tua, terutama karena bisa jadi umur barang tersebut melebihi umur pemiliknya, kita sebut saja "antik".
Salam ON
Dihari sabtu yang semakin menua
Tapi optimis selalu ada.
Blogging with imo s99.
Dihari sabtu yang semakin menua
Tapi optimis selalu ada.
Blogging with imo s99.
Tuesday, May 13, 2014
Bukan Postingan [ISENG.com]
Kembali dengan segudang rencana di pagi hari...
Rabu pagi setelah menjadi ojekers untuk para "clients kecil", menyusuri jalan yang selalu menemani setiap pagi walau terkadang tergantikan dengan bosannya menempuh jalan yang itu-itu saja..
Seperti biasa pilihan saya adalah rute yang sepi walaupun agak sedikit jauh, tapi seupinya jalan menuju sarang yang selalu kusebut "kantor' membawa sebuah kisah tersendiri, kisah romantis dengan kuda besi beroda dua bermerek yamaha :)
Kembali memulai dengan segudang rencana menulis, biasanya menunggu siang kuncupnya layu, sorenya capek, malemnya teleeer *tepok tangan biar rameee....bangga rasanya diolok-olok blog sendiri.
Tapi biarin aja ya....Optimis ini akan selalu ON dan akan selalu MOVE ON atau ada istilah baru yang disebut MOVE-UP
Selamat mengisi hari dengan penuh semangat temans,
Salam ON
Rabu pagi setelah menjadi ojekers untuk para "clients kecil", menyusuri jalan yang selalu menemani setiap pagi walau terkadang tergantikan dengan bosannya menempuh jalan yang itu-itu saja..
Seperti biasa pilihan saya adalah rute yang sepi walaupun agak sedikit jauh, tapi seupinya jalan menuju sarang yang selalu kusebut "kantor' membawa sebuah kisah tersendiri, kisah romantis dengan kuda besi beroda dua bermerek yamaha :)
Kembali memulai dengan segudang rencana menulis, biasanya menunggu siang kuncupnya layu, sorenya capek, malemnya teleeer *tepok tangan biar rameee....bangga rasanya diolok-olok blog sendiri.
Tapi biarin aja ya....Optimis ini akan selalu ON dan akan selalu MOVE ON atau ada istilah baru yang disebut MOVE-UP
Selamat mengisi hari dengan penuh semangat temans,
Salam ON
Thursday, May 1, 2014
Burungku...oh, burungku !
Burungku sayang....diem2 ya....
Betapa merdu suaramu, setiap sore tak lupa ku semprot kau agar tampak gagah berani laksana seorang pendekar dari gunung lawu yang telah menguasai 7 level ilmu kedigjayaan....dan juga pernah mandi di sumur 7 rupa.
Burungku...oh, burungku!
Sepertinya hati ini tak akan berpindah ke lain hati...sudah kugembok dan kuncinya ku buang ke gondang...jangan sampe burung ku yang gagah berani ini sampai jatuh ke pendekar berwatak jahat...waspadalah...waspadalah!
Burungku...oh, burungku....tak sampai hati ku biarkan kau sendiri...selalu untuk selamanya dah!
Salam semangat selalu utk para Genster31
Note:
Akhirnya burungpun hilang digondol "syetan gentayangan"
In memoriam
Betapa merdu suaramu, setiap sore tak lupa ku semprot kau agar tampak gagah berani laksana seorang pendekar dari gunung lawu yang telah menguasai 7 level ilmu kedigjayaan....dan juga pernah mandi di sumur 7 rupa.
Burungku...oh, burungku!
Sepertinya hati ini tak akan berpindah ke lain hati...sudah kugembok dan kuncinya ku buang ke gondang...jangan sampe burung ku yang gagah berani ini sampai jatuh ke pendekar berwatak jahat...waspadalah...waspadalah!
Burungku...oh, burungku....tak sampai hati ku biarkan kau sendiri...selalu untuk selamanya dah!
Salam semangat selalu utk para Genster31
Note:
Akhirnya burungpun hilang digondol "syetan gentayangan"
In memoriam
Selamat Jalan...Bang!
Begitulah hidup...
Cepat atau lambat, suka atau tidak suka..namanya umur akan segera berakhir...siap atau tidak siap.
Begitu juga hidup ini, setiap tarikan nafas adalah tarikan pasti menuju sebuah titik yang disebutWAFAT.
Begitulah hidup...
Selamat Jalan Bang!
Kita semua pasti akan menghadap-Nya.
R.I.P
Mawan
01 Des 2013
Cepat atau lambat, suka atau tidak suka..namanya umur akan segera berakhir...siap atau tidak siap.
Begitu juga hidup ini, setiap tarikan nafas adalah tarikan pasti menuju sebuah titik yang disebutWAFAT.
Begitulah hidup...
Selamat Jalan Bang!
Kita semua pasti akan menghadap-Nya.
R.I.P
Mawan
01 Des 2013
Wednesday, April 23, 2014
Motivation begins
Increase your desire by anticipating rewards of success
Value your time with the Lord
Ask for help
Take your first step
Identify yourself with an achiever
Occupy your mind and time with positive activities
Nod yourself to every ideas, even the craziest ones
LELAH, bersyukur...
Judul asli: ketika engkau merasa LELAH
Saat ragamu lelah, maka bersyukurlah bahwa sehari ini kau telah
berbuat banyak untuk dirimu dan keluargamu. Kau membahagiakan mereka,
kau menenangkan mereka dengan hasil jerih payahmu yang melelahkan. Kau
damaikan mereka karena tercukupinya kebutuhan mereka. Lihatlah betapa
kehadiranmu memang memang pantas untuk di syukuri oleh sekitarmu, maka
bersyukurlah atas karunia dari Allah itu, yang menjadikanmu pantas untuk
menjadi yang di banggakan.
Saat lidahmu lelah, maka diamlah. Mungkin dia terlalu capek atas huruf- huruf dusta yang terpaksa dilakoninya atas perintah kepentingan dan nafsumu. Atau mungkin dia terlalu bosan dengan kata- kata bijak penuh kebaikan yang kau keluarkan, namun ternyata tidak selaras dengan kenyataan yang kau wujudkan. Atau dia terlalu rindu dengan kalimat- kalimat mulia yang menjadikan lidahmu sendiri itu sebagai pembelamu, saat nanti kalian berada dipengadilan Allah.
Saat matamu lelah, maka pejamkan dan istirahatkanlah dia. Rasakanlah betapa kekhasan dari sebuah nikmat itu memang tengah menaungimu lewat indahnya memiliki sebuah pandangan. Maka jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus menjadi salah satu donatur dosa yang justru menggiringmu ke neraka. Dan jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus kau paksa untuk tetap terjaga, mengikuti ambisimu dalam menggenggam dunia. Sadarilah kerinduannya akan sebuah keteduhan yang begitu di dambanya sebagai salah satu cabang dari cerminan hatimu. Penuhilah keinginannya untuk lebih ringan dalam memandang sebuah bentuk dari egomu.
Saat kakimu lelah, maka nyamankan dia. Nyamankan dengan berhenti untuk tetap berdiri dalam sebuah kemaksiatan. Bahkan kakipun juga adalah prajurit dari sebuah hatimu sendiri. Dia juga merupakan karunia nikmat dari Allah, tapi juga bisa menjadi korban dari nafsumu jika kau tak baik- baik dalam menjaganya. Istirahatkan dia dari langkah yang terus-menerus demi memenuhi hasrat pikiran dan kamuan ambisimu.
Saat hatimu lelah… mungkin kepentingan duniawimu sudah terlalu menyesakkan dada, sedang naluri ruhiyahmu sudah terlalu lapar dan meminta disegerakan atas pemenuhan haknya. Maka berhentilah sebentar, dan berilah jeda waktu untuknya. Biarkan manusiawi sebuah hatimu itu bertemu dengan yang menciptakannya. Biarkan rongga kosong itu terpenuhi oleh kebutuhan akan kedekatan dengan tuhannya. Biarkan dia belajar untuk menginsyafkan kembali prajurit indrawinya yang mungkin masih masih bandel untuk berada dalam kebaikan.
Biarkan sebentar dia menjadi penyaring untuk membedakan yang benar dan salah. Dan biarkan lebih lama, dia menuntunmu untuk menyegarkan dan menyemangatimu kembali, sehingga keluhan dan kelelahanmu bisa diselesaikan olehnya.
Saat kau telah begitu lelah… beristigfarlah atas apa yang telah membuatmu seperti itu dan kemudian istirahatkan kelelahanmu, selanjutnya serahkan urusanmu kepada yang Maha terjaga, Allah Subhanahu Wata’la.
Saat ragamu lelah, maka bersyukurlah bahwa sehari ini kau telah
berbuat banyak untuk dirimu dan keluargamu. Kau membahagiakan mereka,
kau menenangkan mereka dengan hasil jerih payahmu yang melelahkan. Kau
damaikan mereka karena tercukupinya kebutuhan mereka. Lihatlah betapa
kehadiranmu memang memang pantas untuk di syukuri oleh sekitarmu, maka
bersyukurlah atas karunia dari Allah itu, yang menjadikanmu pantas untuk
menjadi yang di banggakan.
Saat lidahmu lelah, maka diamlah. Mungkin dia terlalu capek atas huruf- huruf dusta yang terpaksa dilakoninya atas perintah kepentingan dan nafsumu. Atau mungkin dia terlalu bosan dengan kata- kata bijak penuh kebaikan yang kau keluarkan, namun ternyata tidak selaras dengan kenyataan yang kau wujudkan. Atau dia terlalu rindu dengan kalimat- kalimat mulia yang menjadikan lidahmu sendiri itu sebagai pembelamu, saat nanti kalian berada dipengadilan Allah.
Saat matamu lelah, maka pejamkan dan istirahatkanlah dia. Rasakanlah betapa kekhasan dari sebuah nikmat itu memang tengah menaungimu lewat indahnya memiliki sebuah pandangan. Maka jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus menjadi salah satu donatur dosa yang justru menggiringmu ke neraka. Dan jangan jadikan dia lelah karena terus-menerus kau paksa untuk tetap terjaga, mengikuti ambisimu dalam menggenggam dunia. Sadarilah kerinduannya akan sebuah keteduhan yang begitu di dambanya sebagai salah satu cabang dari cerminan hatimu. Penuhilah keinginannya untuk lebih ringan dalam memandang sebuah bentuk dari egomu.
Saat kakimu lelah, maka nyamankan dia. Nyamankan dengan berhenti untuk tetap berdiri dalam sebuah kemaksiatan. Bahkan kakipun juga adalah prajurit dari sebuah hatimu sendiri. Dia juga merupakan karunia nikmat dari Allah, tapi juga bisa menjadi korban dari nafsumu jika kau tak baik- baik dalam menjaganya. Istirahatkan dia dari langkah yang terus-menerus demi memenuhi hasrat pikiran dan kamuan ambisimu.
Saat hatimu lelah… mungkin kepentingan duniawimu sudah terlalu menyesakkan dada, sedang naluri ruhiyahmu sudah terlalu lapar dan meminta disegerakan atas pemenuhan haknya. Maka berhentilah sebentar, dan berilah jeda waktu untuknya. Biarkan manusiawi sebuah hatimu itu bertemu dengan yang menciptakannya. Biarkan rongga kosong itu terpenuhi oleh kebutuhan akan kedekatan dengan tuhannya. Biarkan dia belajar untuk menginsyafkan kembali prajurit indrawinya yang mungkin masih masih bandel untuk berada dalam kebaikan.
Biarkan sebentar dia menjadi penyaring untuk membedakan yang benar dan salah. Dan biarkan lebih lama, dia menuntunmu untuk menyegarkan dan menyemangatimu kembali, sehingga keluhan dan kelelahanmu bisa diselesaikan olehnya.
Saat kau telah begitu lelah… beristigfarlah atas apa yang telah membuatmu seperti itu dan kemudian istirahatkan kelelahanmu, selanjutnya serahkan urusanmu kepada yang Maha terjaga, Allah Subhanahu Wata’la.
Begitulah Aku
Salam ON
Lama sudah meninggalkan jejak, bukan karena kesibukan yang mengasyikan tapi memang karena hilangnya nafsu membara didalam dada (baca: gombal lebay 100%) utnuk melakukan kata sepakat sebuah postingan yang menginspirasi, namun karena mood bicara beda...hilanglah sudah tulisan yang menuntut untuk menjadi sebuah kata penuh makna.
Begitulah aku
Mulai lagi meniti jalan yang pernah tercatatsebagai sebuah resolusi 2014, mulai membingkai lagi langkah-langkah kecil ini agar bernilai baik dan tidak hilang arah tuju dan hilang tanpa lambaian tangan.
Begitulah aku
Cukup postingan ini dulu sebagai sebuah awal dari ketiadaaan gerak yang menyebabkan blog yang bertema optimis ini melakukan transformasi jati diri melakukan ekspansi generik...mulai lagi kata-kata nyeleneh membanjiri otak ini...tapi akautak kan menulis bahwa akau akan mewakafkan diri ini untuk blog ini, kata ahli bahasa kata-kata itu menjadi hilang makananya.
Begitulah aku
Postingan ditengah rapat yang molor
Salam ON
Lama sudah meninggalkan jejak, bukan karena kesibukan yang mengasyikan tapi memang karena hilangnya nafsu membara didalam dada (baca: gombal lebay 100%) utnuk melakukan kata sepakat sebuah postingan yang menginspirasi, namun karena mood bicara beda...hilanglah sudah tulisan yang menuntut untuk menjadi sebuah kata penuh makna.
Begitulah aku
Mulai lagi meniti jalan yang pernah tercatatsebagai sebuah resolusi 2014, mulai membingkai lagi langkah-langkah kecil ini agar bernilai baik dan tidak hilang arah tuju dan hilang tanpa lambaian tangan.
Begitulah aku
Cukup postingan ini dulu sebagai sebuah awal dari ketiadaaan gerak yang menyebabkan blog yang bertema optimis ini melakukan transformasi jati diri melakukan ekspansi generik...mulai lagi kata-kata nyeleneh membanjiri otak ini...tapi akautak kan menulis bahwa akau akan mewakafkan diri ini untuk blog ini, kata ahli bahasa kata-kata itu menjadi hilang makananya.
Begitulah aku
Postingan ditengah rapat yang molor
Salam ON
Tuesday, March 11, 2014
Jadwal Kampanye PEMILU 2014
Berikut jadwal kampanye 12 partai politik di DKI Jakarta:
Partai NasDem, PKB, PKS, PDIP
Jaktim: 16, 19, 22, 24, 25 Maret dan 1 April
Jaksel dan Jakpus: 16, 21, 24, 27, 29 Maret dan 2 April
Jakut dan Kep. Seribu: 16, 17, 23, 24, 30 Maret dan 1, 4 April
Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN
Jaktim: 17, 18, 23, 26, 29 Maret dan 3, 4 April
Jaksel dan Jakpus: 18, 19, 22, 25, 26, 30 Maret dan 3 April
Jakut dan Kep. Seribu: 18, 21, 26, 27 dan 2, 3 April
PPPP, Hanura, PBB, PKPI
Jaktim: 20, 21, 27, 28, 30 Maret dan 2, 5 April
Jaksel dan Jakpus: 17, 20, 23, 28 Maret dan 4, 5 April
Jakut dan Kep. Seribu: 19, 20, 22, 25, 28, 29 Maret dan 5 April.
Partai NasDem, PKB, PKS, PDIP
Jaktim: 16, 19, 22, 24, 25 Maret dan 1 April
Jaksel dan Jakpus: 16, 21, 24, 27, 29 Maret dan 2 April
Jakut dan Kep. Seribu: 16, 17, 23, 24, 30 Maret dan 1, 4 April
Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN
Jaktim: 17, 18, 23, 26, 29 Maret dan 3, 4 April
Jaksel dan Jakpus: 18, 19, 22, 25, 26, 30 Maret dan 3 April
Jakut dan Kep. Seribu: 18, 21, 26, 27 dan 2, 3 April
PPPP, Hanura, PBB, PKPI
Jaktim: 20, 21, 27, 28, 30 Maret dan 2, 5 April
Jaksel dan Jakpus: 17, 20, 23, 28 Maret dan 4, 5 April
Jakut dan Kep. Seribu: 19, 20, 22, 25, 28, 29 Maret dan 5 April.
Thursday, March 6, 2014
One Day One Juz (ODOJ)
Salam Optimis Nonstop
Kali ini postingan saya terinspirasi oleh sebuah kata ODOJ atau nama panjangnya One Day One Juz. Mungkin anda sudah menjadi salhsatu anggotanya...odojer sebutan untuk anggota yang tergabung dalam komunitas tersebut.
Nah...Kenapa ODOJ???
yang mau ngintip silakan klik ODOJ
Iya...di komunitas odoj mengharuskan anggotanya untuk berusaha membaca Al Qur'an sebanyak 1 juz atau 10 lembar atau 20 halaman...begitu seterusnya sampai khatam atau terselesaikannya membaca Alqur'an yang terdiri dari 30 Juz.
Yang saya ingin tiru adalah semangatnya...setiap hari harus berusaha bisa baca 1 juz, begitupun dengan saya, walaupun telah lama membuat tulisan dengan nada yang hampir sama tapi tidak serupa #bingung ya?
One Day One Posting - ODOP
Itu saja postingan yang ingin saya ON kan.
Ya sudah.....jalani saja ODOPnya. Mulai saat ini, mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri #aagym style :)
Selamat ON selalu
Come ON
Move ON
Kali ini postingan saya terinspirasi oleh sebuah kata ODOJ atau nama panjangnya One Day One Juz. Mungkin anda sudah menjadi salhsatu anggotanya...odojer sebutan untuk anggota yang tergabung dalam komunitas tersebut.
Nah...Kenapa ODOJ???
yang mau ngintip silakan klik ODOJ
Iya...di komunitas odoj mengharuskan anggotanya untuk berusaha membaca Al Qur'an sebanyak 1 juz atau 10 lembar atau 20 halaman...begitu seterusnya sampai khatam atau terselesaikannya membaca Alqur'an yang terdiri dari 30 Juz.
Yang saya ingin tiru adalah semangatnya...setiap hari harus berusaha bisa baca 1 juz, begitupun dengan saya, walaupun telah lama membuat tulisan dengan nada yang hampir sama tapi tidak serupa #bingung ya?
One Day One Posting - ODOP
Itu saja postingan yang ingin saya ON kan.
Ya sudah.....jalani saja ODOPnya. Mulai saat ini, mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri #aagym style :)
Selamat ON selalu
Come ON
Move ON
Ini Soreku...
Sore ini...
Hujan diluar memanggil sang rinai...rinai memanggil gluduk :) akhirnya gak jelas siapa yang dipanggil.
Masih berteman dengan canon pixma cap gomeh, ngeprant-ngeprint sertifikat para jawara praktikum tetangga sebelah yang belum selesai terselesaikan.
Menyambi kesibukan...
Sibuk! gayanya sih begitu, duduk sepanjang hari sampe kursinya bosen diduduki terus, geser kanan kiri gak tentu arah yang akhirnya ganti kursi alias pergi kluyura.
Ini Soreku...
Masih berada di "sarang" istilah temapt semedi para pembelajar yang mulai merakit kembali ruang kecil ber nafas panjang bernama masa depan (semoga nyambung istilahnya). Benar-benar banyak yang menunggu untuk di jabat-tangani disetiap sore begini, apalagi irama petir yang kian syahdu membahana tanpa cetar tentunya.
Ini Soreku...nyamuk mulai keluar tepat dibelakang pojok lemari kayu bejat tahun jebot di pinggirannya ada tulisan "i Love You"...enggak deng. Yah, inilah soreku menyiapkan sedikit waktu menata kembali meja mimpi yang berantakan. But that's feel free :)
Dah dulu...siap-siap menerjang rinai gelapnya bumi srengseng sawah
Sarang sudah mulai tutup
Salam ON
Gambarnya pinjem dari sini
Hujan diluar memanggil sang rinai...rinai memanggil gluduk :) akhirnya gak jelas siapa yang dipanggil.
Masih berteman dengan canon pixma cap gomeh, ngeprant-ngeprint sertifikat para jawara praktikum tetangga sebelah yang belum selesai terselesaikan.
Menyambi kesibukan...
Sibuk! gayanya sih begitu, duduk sepanjang hari sampe kursinya bosen diduduki terus, geser kanan kiri gak tentu arah yang akhirnya ganti kursi alias pergi kluyura.
Ini Soreku...
Masih berada di "sarang" istilah temapt semedi para pembelajar yang mulai merakit kembali ruang kecil ber nafas panjang bernama masa depan (semoga nyambung istilahnya). Benar-benar banyak yang menunggu untuk di jabat-tangani disetiap sore begini, apalagi irama petir yang kian syahdu membahana tanpa cetar tentunya.
Ini Soreku...nyamuk mulai keluar tepat dibelakang pojok lemari kayu bejat tahun jebot di pinggirannya ada tulisan "i Love You"...enggak deng. Yah, inilah soreku menyiapkan sedikit waktu menata kembali meja mimpi yang berantakan. But that's feel free :)
Dah dulu...siap-siap menerjang rinai gelapnya bumi srengseng sawah
Sarang sudah mulai tutup
Salam ON
Gambarnya pinjem dari sini
Cara Mudah Membuat Origami Burung [Video]
"Origami Burung" - Cara membuat origami burung dengan langkah mudah dan
simple. Cara membuat origami burung ini menggunakan kertas origami
dengan ukuran 16x16 cm.
Selamat Mencoba ya...
Salam Optimis Nonstop
Salam ON
Berikut adalah linknya. Klik disini
Selamat Mencoba ya...
Salam Optimis Nonstop
Salam ON
Berikut adalah linknya. Klik disini
Sunday, February 23, 2014
Cara Mudah Membuat Blog
Beginilah gaya seorang blogger yang selalu kepengen cepet-cepet...
ya seperti saya ini, ingin semuanya berjalan sesuai dengan pemikiran saya dan berjalan sesuai dengan harapan...
NGIMPI...sekali lagi NGIMPI
Ini link nya yang mau membuat blog.
Sila di sedot gan
http://caramembuatblog.co/
ya seperti saya ini, ingin semuanya berjalan sesuai dengan pemikiran saya dan berjalan sesuai dengan harapan...
NGIMPI...sekali lagi NGIMPI
Ini link nya yang mau membuat blog.
Sila di sedot gan
http://caramembuatblog.co/
Resolusi 2014..kemana..kemana...kemana
Salam On selalu
Bicara resolusi yang sudah mulai basi, tetapi masih menjadi pekerjaan besar untuk mendeskripsikannya menjadi sebuah tulisan.
Kembali lagi bersama blog ini yang setelah sekian lama menjadi lumut dunia maya, menjadi debu dalam daerah tak bertuan, lihat saja tulisan ku ini mulai tergagap-gagap mencari arti yang samapai saat ini pertanyaan selalu berkisar..
#APA YANG SUDAH DIKERJAKAN ?
Resolusi 2014 menjadi bahan imitasi...sebabnya banyak berlalu lalang mengentak-hentak dikepala sang maestro jalanan tetapi tak ada satupun jua yang terpaparkan dengan benar. Oleh karena itu tumpukkan sejuta ide yang semakin lama menlakukan koprol bebeas diatas tumpukkan kertas bekas...menjadi penyebab resolusi ini tak bertuan....
SIAPA TUAN RESOLUSI 2014 ini?
Cukup aku saja bahwa resolusi 2014 ini adalah kembali menuli,...ya menulis semaunya...menjadi sebuah pemula bahkan menjadi sebuah cita-cita yang pernah terposting disini.
1 buku sebelum mati :)
Salam ON lagi ya.
Bicara resolusi yang sudah mulai basi, tetapi masih menjadi pekerjaan besar untuk mendeskripsikannya menjadi sebuah tulisan.
Kembali lagi bersama blog ini yang setelah sekian lama menjadi lumut dunia maya, menjadi debu dalam daerah tak bertuan, lihat saja tulisan ku ini mulai tergagap-gagap mencari arti yang samapai saat ini pertanyaan selalu berkisar..
#APA YANG SUDAH DIKERJAKAN ?
Resolusi 2014 menjadi bahan imitasi...sebabnya banyak berlalu lalang mengentak-hentak dikepala sang maestro jalanan tetapi tak ada satupun jua yang terpaparkan dengan benar. Oleh karena itu tumpukkan sejuta ide yang semakin lama menlakukan koprol bebeas diatas tumpukkan kertas bekas...menjadi penyebab resolusi ini tak bertuan....
SIAPA TUAN RESOLUSI 2014 ini?
Cukup aku saja bahwa resolusi 2014 ini adalah kembali menuli,...ya menulis semaunya...menjadi sebuah pemula bahkan menjadi sebuah cita-cita yang pernah terposting disini.
1 buku sebelum mati :)
Salam ON lagi ya.
Subscribe to:
Posts (Atom)


















.jpg)




