Sunday, August 10, 2014

SAYA MISKIN....

Anda miskin karena Anda tidak punya ambisi.

Sebelum saya mendirikan Alibaba, saya mengundang 24 teman ke rumah saya untuk membicarakan peluang bisnis. Setelah mengobrol, kami masih bingung. Saya harus katakan bahwa saya belum bisa mengutarakan pendapat dengan jelas. Putusannya: 23 dari 24 orang di ruangan mengatakan pada saya untuk meninggalkan ide itu, untuk berbagai alasan, seperti: 'Anda tidak tahu apapun mengenai Internet, dan yang lebih menohok lagi, Anda tidak punya modal memulai bisnis' dan sebagainya.
Hanya ada satu orang teman yang masih bekerja di bank kala itu yang memberitahu saya,"Jika kau ingin melakukannya, coba saja. Jika memang hasilnya tidak sesuai harapan kau selalu bisa kembali ke apa yang kau biasa lakukan sebelumnya." Saya merenungkan hal itu sepanjang malam, dan pada keesokan paginyam saya memutuskan saya akan nekat melakukannya bahkan jika ke-24 orang itu menentang ide saya.
Saat saya mendirikan Alibaba, saya mendapat perlawanan dari keluarga dan teman. Jika dirunut ke belakang, saya menyadari bahwa kekuatan pendorong terbesar bagi saya bukanlah kepercayaan pada Internet dan potensinya, tetapi lebih karena:"Tidak peduli apapun yang dilakukan seseorang tak peduli gagal atau sukses, pengalaman ini ialah bentuk kesuksesan itu sendiri." Anda harus terus mencoba dan jika belum berhasil, Anda akan selalu bisa kembali ke apa yang biasa Anda lakukan.

Sebagaimana dikatakan oleh T. E. Lawrence - "Semua orang bermimpi: tetapi tidak sama."
Mereka yang bermimpi di dalam kegelapan yang diam di malam hari, terjaga di siang hari hanya untuk menemukan semuanya sia-sia. Namun para pemimpi di siang hari adalah orang yang berbahaya karena mereka bisa bertindak berdasarkan impian itu dengan mata terbuka, dan membuatnya terwujud."

Penyebab Kegagalan 
Menurut saya, orang gagal dalam kehidupan karena lima alasan ini:
1. Tak dapat melihat peluang
2. Meremehkan peluang
3. Tidak memiliki pemahaman
4. Gagal bertindak cepat
5. Miskin karena tak berambisi
Ambisi ialah menjalani hidup dengan sejumlah idealisme tujuan yang besar dalam kehidupan yang harus diwujudkan.
Di dunia ini, ada banyak hal yang dianggap mustahil tetapi tidak ada hal di dunia ini yang tidak bisa dilakukan. Dalamnya ambisi seseorang menentukan potensi masa depan seseorang.

Saat keluarga Anda menganggap Anda tak berharga, tidak akan ada orang lain yang mengasihani Anda.
Saat orang tua Anda tidak punya uang untuk membayar biaya pengobatan, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Saat Anda luluh lantak karena dikalahkan pesaing bisnis, tidak akan ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda ditinggalkan orang-orang yang Anda kasihi, tidak ada yang mengasihani Anda.
Saat Anda tidak mencapai apapun saat berusia 35 tahun, tak seorang pun akan mengasihani Anda.
Sukseslah atau tidak sama sekali. Kalau tidak, Anda akan menyia-nyiakan masa muda Anda. 

*Jack Ma - Lulus dengan gelar sarjana bahasa Inggris, bukan sarjana teknisi komputer. Namun, siapa sangka, berkat komputer ia bisa meraih kesuksesan. Jack Ma, pria kelahiran 15 Oktober 1964 ini menghabiskan delapan tahun masa kecilnya untuk mengayuh sepeda menuju hotel yang jauhnya 160 km dari Shanghai, untuk menjadi pemandu gratis agar bisa mempraktikan kemampuan bahasa Inggrisnya. Di usia produktifnya, ia sempat menjadi sekretaris general manager penjual ayam goreng karena perusahaan lain menolak lamarannya.
Ma mengenal internet dari temannya. Sejak itulah ia mulai tertarik dengan komputer, hingga mendirikan perusahaan komputer dengan uang pinjaman $2000 AS. Bukan tanpa hambatan, namun pada akhirnya ia memiliki bisnis e-commerce beralamatkan Alibaba.com. Situs sejenis Tradeworld.com adalah kompetitornya. Dulu, Alibaba.com hanya memiliki 20 karyawan, namun kini sudah ada 4.400 karyawan yang bekerja dibalik kesuksesan usaha milik pria yang sudah menjadi dosen ketika masih berstatus mahasiswa ini.

| ciputraentrepreneurship.com