Monday, May 21, 2012

Rindu NasGor mengkudu/daun pace

Inilah salah satu menu favorit pembangkit semangat pagi ketika bercengkrama dengan si penyejuk hati dirumah, dilengkapi dengan kepulan asap teh tongtji yang membuat senyum sumringah hati ini...nyeruput sampe tetes teh terakhir, teh itu nikmat jenderal!

Aku rindu nasi goreng mengkudu....

Daun mengkudu/daun pace (Morinda citrifolia) yang biasa menghias halaman depan rumah, terpaksa harus menjadi bulan-bulanan atau hari-harian tangan-tangan penikmat daun mengkudu muda tak bertanggung jawab...hehehee

ANEH!

Kedengerannya memang rada aneh atau hena (baca dibalik), tapi itulah resep keluarga entah darimana riwayatnya, yang membuat lidah ini menyatakan "tak akan ada nasgor jenis yang lain, tak akan pindah ke lain hati". Nasi goreng dicampur dengan irisan daun mengkudu muda....Jooosh.

mengkudu...kau begitu sempurna bersama nasgor...pasangan serasi untuk penghuni gubuk hijau yang mewah (mefet sawah) di selatan jakarta.

I LOVE NasGor mengkudu...apalagi klo yang buat si penyejuk hati-ku.
Terima kasih ya...