Tuesday, July 26, 2011

Bukan Munafik...Cak !


Aku rasa kaupun mengerti tentang BESTARI
Atau kau terlupa dengan kata BEGAWAN
Ya, kami masih tetap disini-Mencari
Terseok tanpa kata kapok karna gelap sudah bersemi

Telusuri, klasik terdeskripsi sendiri
Apa makna dari semua statusmu itu
Terasa Mual berbalut dekap bosan
Hentak hati berkata lentik "Sakit"

Bukan munafik,.....apa semi munafik.
Sakit yang menyelekit rakus tergerogot kering
Bukan munafik,....hanya perusuh hati kecil
Karena ditanah inilah ku tersublim, sesak..

Muka mengering tersingkap buta
Begitu lama tak hadir duduk kembali
Terlirik seretan sejuk bunga nadi hari kelabu
Maka semua terserah kau kawan, aku hanya cahaya!

Masihkah bisa hindari kepentingan
Bukan peradaban jika mati suri sehari
Tidak cukup beban tercekik matahari
Hanya lontaran damai palsu yg kau arak bangga..

Dan ini bukan muafik, bukan?
Cuma sedikit licik menggelitik tergelepar.
Cukup...cukup...cukup terasa jelas.
Ya, sudah cukup dengan titik.

***
Kawan, kami kenal siapa kau...karena kami lama berjalan bersamamu erat, karena kini telah terbuka begitu banyak borok yang tak kau sadari, menggrogoti penuh emosi...tunggu samapai kata terkulai melekat pada label keangkuhanmu dan saat itulah kau menganga melihat langit, dan awanpun bercakap "TELAT"...