Semakin terasa waktu berlalu begitu tak terkendali, semilir anginpun tak berdaya dipermainkan celotehan kumandang siang ini....
Alhamdulillah yang mesti; kudu; harus; dipanjatkan oleh seorang hamba yang bernama aku ini, masih dalam kondisi sehat wal afiat walau sedikit lapar (puasa kalee) dan telah memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan 1432H, walaupun sampai 23 hari bulan ogos ini (maksudnya tgl 23 bulan agustus :D) menjalani dengan penuh perjuangan dan tangisan rasa sepi jauh dari keluarga tercinta *ngucek-ngucek mata* bukan sedih tapi memang kelilipan...halah.
Entah kenapa, menjelang PulKam (pulang Kampung) makin jelas tergambar palang pintu depan rumah yang warnanya sangat sederhana tapi menyejukkan hati, hanya rumput ilalang pagarnya dan sejuk terbias dari dedaunan yang rimbun didepan rumahku...H-1 dititk nadir bukan diujung tanduk, dalam rangka memahami kejauhan yang terkadang melelahkan pelupuk mata mentap garis datar horison yang tak pernah pandang bulu, masih saja terbayang...sudah semakin jelas, sudah semakin dekat adanya.
Terima kasih Ramadhan
For me:
Jika saatnya tiba, risau pun akan mengajak sepi pergi karena rindu telah datang bergandengan dengan setangkup sayang...
pinjem gambarnya ya...(iya silahkan saja)
Alhamdulillah yang mesti; kudu; harus; dipanjatkan oleh seorang hamba yang bernama aku ini, masih dalam kondisi sehat wal afiat walau sedikit lapar (puasa kalee) dan telah memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan 1432H, walaupun sampai 23 hari bulan ogos ini (maksudnya tgl 23 bulan agustus :D) menjalani dengan penuh perjuangan dan tangisan rasa sepi jauh dari keluarga tercinta *ngucek-ngucek mata* bukan sedih tapi memang kelilipan...halah.
Entah kenapa, menjelang PulKam (pulang Kampung) makin jelas tergambar palang pintu depan rumah yang warnanya sangat sederhana tapi menyejukkan hati, hanya rumput ilalang pagarnya dan sejuk terbias dari dedaunan yang rimbun didepan rumahku...H-1 dititk nadir bukan diujung tanduk, dalam rangka memahami kejauhan yang terkadang melelahkan pelupuk mata mentap garis datar horison yang tak pernah pandang bulu, masih saja terbayang...sudah semakin jelas, sudah semakin dekat adanya.
Terima kasih Ramadhan
For me:
Jika saatnya tiba, risau pun akan mengajak sepi pergi karena rindu telah datang bergandengan dengan setangkup sayang...
pinjem gambarnya ya...(iya silahkan saja)