Sunday, December 11, 2011

Sayur asem - udang rebon

Tak terasa sampai suapan terakhir...

Sayur asem yang berdampingan mesra dengan udang kepala seribu, kepala di kaki, kaki di kepala...terasa semakin menambah aroma masakan sederhana pelipur lara dan duka nestapa selamanya...halaah, maksuuud???

Anak udang kecil berkepala seribu bukan karena udang2 kecil tersebut telah menjadi anak yatim, tapi yang pasti udang kecil berseragam sama ini, biasa disebut udang rebon...gak usah dijelasin panjang kali lebar sehingga menjadi luas penjelasannya, pokoke udang rebon titik. Apakah dia termasuk kawin silang antara udang yg berasal dari cirebona? dan akhirnya operasi transgenital menjadi udang hermafrodit yang mampu berasilimasi distribusi fotosintesis...dengan nama keren "udang rebon"? semua kita kembalikan kepada-Nya, semoga arwah para udang rebon teman makanku ini diterima disisi-Nya dengan tenang dan mendapatkan tempat yang layak. Amiin....*turut berduka cita* Lho? maksud...maksud...maksuud?

Sekali lagi, mantabb....

Sayur asem panas, ditambah secangkir semangat nasionalisme...jadilah makan siang yang begitu mempesona dunia makan-memakan...yuuuk.

...sluruuuup, kuah terakhir berhasil sampai ke usus juga.