Tiba-tiba HP Nokia jadul yang sedang 'anteng' bertengger disamping bantal berlumur pulau berdering dengan lancang...kraaaangggg...kriiiiiing....kraaaaaanggg...kriiiiiing, dengan gaya pendekar dengan jurus seribu rabaan maut mulai menggerayangi mencari menuju sumber suara, grapa-grepe...akhirnya dapet juga.....Holla...eh hello, apa yang terjadi saudara-saudara!
Kraaaangggg...kriiiiiing....kraaaaaanggg...kriiiiiing!
Halaaaaah, ternyata yang dipegang adalah 'dompet butut', mulailah merapal jurus baru, sibuta dari goa gelap gulita penuh tanda tanya...Nah ini dia, secepat kilat tanpa surat perintah, langsung saja Hp sejuta umat itu berkicau ditelingaku, baru mulai kalimat pembuka dengan nada dasar do=C# sedikit fals, klo agak dinaikin sedikit jadinya sumbang, jadilah gabungan suara serak-serak banjir gayanya om iwan & om doel...baru sampai awal kata Hall....belum sempat keluar huruf O nya sudah 'tewas' tuh suara kicauannya.
Krak.krik.kruk.krek.krok.
Tanpa perlu dibrifing lg, dan sudah menjadi refleks alami tanpa efek samping, acara melanjutkan tidur ulangpun dimulai. Ujug-ujug..kraaaangggg...kriiiiiing....kraaaaaanggg...kriiiiiing! gembel nih orang siapa sih pagi-pagi buta tanpa tanya-tanya telpan-telpon gak jelas, dengan sikap sigap suami antar jaga, akhirnya kata-kata dari mulutku keluar dengan sempurna tanpa cacat seumur hidup dan mengidap penyakit bawaan...hallloooo.
Apa yang terjadi saudara-saudara?
Masih dalam kondisi alam bawah bantal, eh alam bawah sadar dan masih dalam rangka peringatan menerima telpon dipagi hari dimusim penghujan berirama melayu berdurasi 15 menit setealh itu 'suden det'....gimana sih, klo dari tadi saya yelp gak diangkat-angkat, emangnya kemana aja...emang...bla...bla...bla, si orang yang bergenre lelaki tua setengah baya itu mulai lelah, lemah, letih, lesu, loyo...karena akhirnya tuh orang tersadar ketika mendengar suara merdu dari hidung dan mulut dengan lafal ZZzzzZZZZzzzZZZZ.....
Akhirnya sipenelpon yang kurang berharga dan kurang ganteng itupun mengakhiri masa lajangnya dengan selamat sentosa sejahtera jiwa dan raga, kembali menuju alamnya.
Gerimis diluar kamar mulai bertambah keras melodinya, setelah november kemarin lupa menyanyikan 'november rain' tak mengapa karena memang gerimis ngenes sekarang seneng bin demen menyanyikan 'salah alamat'.
#nowplaying mltr-sleeping child