Dengarkanlah Dag Dig Dug ini!
Biasanya hadir karena kau telah memilih pintu hatiku untuk memasukinya, sekedar melihat kedalam atau sekedar bertegur sapa dengan penghuninya...masih tetap sama, tak ada yang berubah semenjak kemarin senja kau sempat mengatakan "aku bukan pilihan"....bila cinta memang begitu kejam dan menyesakkan, tapi satu yang mesti kau dengar rutin, cinta dan rindu itu tak pernah berpisah mendera hatiku...lihat dia menggeliat!
Dag dig dug itu datang!
Ku tahu tempat yang ku tuju, apakah begitu juga dirimu? memang semua kurasakan tak ingin berlalu, merangkai cerita yanag tak lagi hangat dan tak lagi ceriakan malamku, atau tak lagi bersinar bersama derai rindu yang rinainya menjalin kisah pelangi, makna yang tak pernah datang hingga tercipta sebuah obsesi menyamarkan mimpi-mimpi kecil yang dulu tercipta...dan aku mengerti lagi, disanalah memang semua bermuara...bagaikan cerita ceria berpesona gemerlap bintang.
Dag dig dug itu pergi!
Tapi masih ada ruang yang terlelap sendiri mencoba terus menatap lesung pipitmu yang tertinggal karam didasar hatiku...ugh! Memang sepi terus memburamkan sebuah ikatan suci yang terasa begitu syarat akan dogma-dogma sejuk berlipur hati kecil, bukan itu sepi, bukan itu rindu, cukup rindu saja yang mengalami...apakah kau bisa memaksakan jalan yang telah lama mengeras dan berdebu, yang pasti rindu juga pernah mengatakan bahwa cinta itu bukan hanya harta dan kata, tapi kopi hangat ini membuat ku lupa.....sluruuup.
TIDAK cukup dag dig dug!
Iya, tidak cukup cuma sekedar dag dig dug, sudahi segala apa yang telah membuat bisu, agar akau dapat mengungkapkan setiap sifat yang menuai duka dan aku mulai merasa cinta itu tak lagi harus sempurna, pulang membawa sekantong bunga melati, dan aku adalah rindumu yang terus bertanya...dapatkah kau bedakan antara cinta yang terungkapkan dengan secangkir wedang jahe yang meleburkan rasa dingin yang tak terungkapakan...baiknya aku mulai tak berperasaan terhadap masa lalu yang tak kau anggap sebagai bentuk ungkapan terdalam.
Ku labuhkan dag dig dug sendiri...