Abang sayang, gimana kabarnya disana ? mudah2 selalu sehat dan mendapat lindungan dari Allah SWT
Abang, maafkan aku ya, jika ketika Abang telp aku lama ngangkatnya, karena memang terkadang ada hal-hal yang aku tidak duga. aku tidak tahu jika Abang akan telp malam itu.
Maaf ya bang....ga ada niat aku tuk membuat Abang menunggu lama tuk nelpon aku.
Abang, maafkan aku juga, jika terkadang ketika Abang telp, aku selalu menanyakan " Abang lagi ada di mana ? " memang itu pertanyaan yang bodoh sekali, ya...jelas2 ada didunia ini, pake ditanya lagi. tapi sebenarnya aku hanya ingin menegaskan posisi Abang sedang ada di ruang apa? apakah masih didalam hatiku, ataukah di luar angkasa (*toyor kepala sendiri*), ya ...itu juga salah aku, yang selalu membuat Abang jengkel dengan pertanyaan yang gak bermutu dan berbobot, bebet, bibit, ketika Abang telp.
Abang, maafkan aku lagi ya?
jika aku jarang telp Abang, atau mengirimkan SMS cinta atau semangat ketika Abang membutuhkan. tapi mudah2an setiap untaian doa yang selalu ku panjatkan sehabis sholat bisa sampai ke lubuk hati Abang yang terdalam, dengan bantuan angin yang berhembus tanpa malu2 kucing. sekali lagi, itu bukan karena pulsa habis atau ngirit pulsa, tapi memang salah aku, seharusnya aku dapat memberikan dorongan motivasi kepada Abang yang sedang berjuang menyelesaikan tulisan hanya untuk sesuap berlian segumpal intan permata.
jadi maaf ya bang.....tapi aku berusaha menjadi yang lebih baik walu kenyataan nya jauh berbeda. Semoga setiap usahaku membuahkan semnagat baru yang selalu tumbuh walau seujung kuku..tak apalah. Jangan menyerah ya bang, walaupun memang tak mudah meraihnya, tetap tersenyumlah biar bertambah mudah menjalaninya. Ini Cuma sementara kok.
maafkan jika perhatiannya ini agak kurang ku berikan....... maaf.....maaf....maaf
aku yang terus berusaha untuk menjadi lebih baik untukmu dan “boss diatas”
Lop u so much, bang.
Aku yang rela tawuran demi mendapatkan sepotong coklat darimu...