Tuesday, January 3, 2012

Betah Tunggu Harta Warisan

Seet...Huff...seetttaaaan!

Hampir saja! sabetan mandor 'sani' mengenai mat 'kojek'

"Jangan lari luh, bangsat!" teriak mandor sani, dia pun mulai merapal ilmu golok naganya kembali. Degup jantungnya mulai menyerang kuda-kuda mat 'kojek' yang mulai keserimpet berkali-kali.

Dari kejauhan mata memandang, pertarungan sengit itupun tak lepas dari cekikan mata seorang pemuda yang diam-diam membaca gerak jurus-jurus pamungkas kedua petarung itu. tidak berselang berapa lama...pemuda itupun hilang dari pandangan disapu kabut malam yang mulai turun di kampung "cilobak hilir".

Trang...tring...trang!

Bunyi golok bergantian silih berganti, layaknya pesta kembang api, percikannya mulai terlihat jauh lebih membabi buta.

" Ciaaaaaat....."

bersambung...