Friday, January 6, 2012

How are you mbak yu?

Kulo haturkan matur nuwun karo sampeyan yo...mbak yu ku, sing cuantik tenan...hehehe
Mugi-mugi gusti Allah ngalimpahkan barokah karo panjenengan...(a1#4%!$@^&)...error grammer! pokoke...mbotten nopo-nopo.

Cliing!

Gimana kabarmu disana, adinda ku sayang? semoga semangatmu selalu kau jaga agar tetap hidup dan tumbuh, jangan biarkan dia nya melemah layu lalu mulai pudar dan akhirnya pergi meninggalkanmu sendiri di kegelapan, tanpa ada surat peringatan serta tandan tangan dan juga lambaian tangan...AYO semangat tetep, tetep semangat.

Aku disini tengah sibuk mengusir rindu yang mulai sedari pagi tadi dateng kedepan pintu hatiku, lalu mulai melakukan demonstrasi "mendekam diri", tak kalah hebohnya dengan "sepi" dia juga melakukan aksi bakar diri, dia menuangkan hampir segalon bahan bakar cinta berkadar pertamax plus-plus ke-sekujur tubuhnya lalu menyulutnya dengan percikan puisi galau...


Bleeeuuuggeeeeerrrrr!

Seketika itu juga api kerinduanpun mulai menjalar kesekujur tubuhnya, memang momen penting ini tak pernah membuat "sepi" menjadi jera melakukan aksi spektakuler ini, disamping aksi mogoknya yang kadang-kadang tidak mau datang dan tidak mau pergi, mirip jelangkung yang mulai kehilangan pamornya karena "alamat paslu eh palsu" yang telah menjadi hits, padahal film layar lebar terkait dengan rindu telah keluar dibioskop twentiwan (baca:21) dengan judul yang juga bomsatis "Rindu yang tertukar".

Tapi aku berharap sampeyan tetep giat berlatih dan minum milo setiap hari...jangan sampai rindu itu salah alamat dalam mencari sebuah arti kehidupan, rajin-rajinlah mengaji karena mengaji adalah pangkal kaya, cerdas pangkal menabung, dua anak saja tidak cukup rame....sekian dan terima saja kasihnya. Apabila ada dari hadirin yang hadiri disini berkeinginan menyampaikan kerinduan, bisa langsung menemui keluarga yang bersangkuta dan dapat diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Aku yang merindukanmu, bersama sepi disisi.
Lop u sepanjang hari